Menulis Itu Gampang Semudah Buang Hajat - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menulis Itu Gampang Semudah Buang Hajat

Empat Keterampilan Berbahasa

Menulis Itu Gampang Semudah Buang Hajat, tapi sebelum segampang itu, ikuti beberapa penjelasan berikut.

Apa yang dimaksud dengan keterampilan berbahasa? Apa itu 4 keterampilan berbahasa menurut para ahli? Keterampilan Berbahasa apa yang paling penting?
Mengapa kita perlu memiliki keterampilan berbahasa? Itulah beberapa pertanyaan tentang keterampilan berbahasa. Kita akan awali pembahasan dari menulis sebagai bagian dari 4 keterampilan berbahasa.

Beberapa pertanyaan tentang menulis juga muncul di pencarian google seperti: Apa sih itu menulis? Menulis manfaatnya apa? Apa fungsi dan tujuan menulis?
Sebutkan dan jelaskan langkah langkah menulis? 

Keterampilan Menulis adalah satu bagian dari empat keterampilan berbahasa yang dikuasai manusia sosial. Perjalanan keterampilan berbahasa manusia dimulai dari sejak lahir. Keterampilan berbahasa yang secara otomatis dimiliki sejak manusia lahir adalah keterampilan menyimak

Keterampilan,menulis,voice,era,digital,komunikasi,aplikasi,gratis,artikel,buku,editor,writer,whatsapp,lol,fiksi,nonfiksi,prosa,puisi,cerpen,short story,iklan,blog,blogger,blog bule,duit,film,quran,hadits,JK Rowling,auto sultan,Elisabeth Badinter,motivasi,profesi,menulis adalah,mind map,

Apa saja yang disimak? Tentu yang berhubungan dengan bahasa komunikasi. Berhubungan secara khusus dengan suara (voice) dan bunyi-bunyian. Ketika telah cukup serapan suara dan bunyi yang dimiliki, maka keterampilan berikutnya yang potensial adalah keterampilan berbicara

Mulailah ada tiruan-tiruan suara atau bunyi yang dilakukan anak-anak. Seperti: mam, pa, mama, papa, dan sebagainya. Tahapan berikutnya adalah pengembangan dari dua keterampilan yang sudah dimiliki anak-anak: menyimak dan berbicara yaitu keterampilan membaca. Anak-anak akan menerima secara khusus keterampilan ini ketika sudah sekolah di jenjang sekolah dasar. Kemudian kemahiran membaca, tentu menyerap banyak hal dari konten yang dibacanya sehingga lanjut ke perkembangan berikutnya adalah keterampilan menulis. Satu hal yang tidak boleh diabaikan bahwa keterampilan menulis berkaitan dengan semua serapan keterampilan sebelumnya. Tidak mungkin seseorang bisa menulis dengan baik tanpa mengalami tiga keterampilan sebelumnya. Sederhananya: tidak mungkin seseorang dapat menulis dengan baik tentang satu hal jika dalam dirinya tidak ada simpanan memori tentang hal itu melalui serapan keterampilan membaca.

Keterampilan Menulis

Sebagaimana pembahasan di atas, keterampilan menulis tidak bisa begitu saja terjadi tanpa melalui tahap keterampilan sebelumnya. Buktinya orang tuli sudah pasti tidak bisa berbicara dengan baik. Keterampilan menulis adalah literasi tingkat tertinggi dari keterampilan berbahasa. 
Sebelum membahas tentang bagaimana menulis? Ada baiknya terlebih dahulu mencari tahu: mengapa harus menulis? Apa pentingnya menulis dalam kehidupan sehari-hari? Apakah menulis membuat kita kaya? Atau menulis membantu menenangkan pikiran kita? Dan sebagainya.

Mengapa Menulis?

Ketika kita membahas ini, berarti tiga keterampilan sebelumnya yakni keterampilan menyimak, berbicara, dan membaca sudah beres. Kita melanjutkan ke perkembangan berikutnya yakni keterampilan tertinggi dalam kecakapan berbahasa: Menulis. Mengapa menulis itu penting? Mengapa belajar menulis itu penting?

Dalam kehidupan sehari-hari, semua orang terlibat dengan penggunaan keterampilan berbahasa seperti orang-orang di pasar, guru dan siswa di sekolah, kampus, perkantoran, dan sebagainya. Bahkan orang bisu pun terlibat dengan komunikasi khusus. Begitu pula dengan menulis. Hampir semua orang setiap hari terlibat dengan kegiatan menulis. Dari membuat daftar belajar, daftar menu, rencana pembelajaran, proposal, catatan singkat, dan sebagainya. Bahkan banyak aplikasi gratis yang khusus memfasilitasi kebutuhan menulis.

Menulis pada akhirnya menjadi kebutuhan manusia. Menulis kemudian menjadi profesi. Menulis pada puncaknya menjadi sumber penghasilan yang menggiurkan. Dari keterampilan ini kemudian muncul turunannya seperti: penerbit, percetakan, bentuk-bentuk atau jenis tulisan, lembaga penelitian, badan statistik, kementerian, sejarah, arkeologi, dan sebagainya. Itu membuktikan bahwa menulis itu sangat penting bahkan di era digital saat ini.

Ada banyak orang menyandarkan hidupnya pada keterampilan menulis. Ada tukang membuat makalah, artikel, skripsi, wartawan, dan sebagainya. Penulis naskah drama, penulis buku, editor, dan sebagainya. Penulis blog, content writer, penerjemah, dan sebagainya. Bahkan dokter pun membuat resep dengan menulis.

Apa perkataan Pramoedya Ananta Toer: "Menulislah maka engkau akan abadi." Benar, menulis dapat panjang umur, setidaknya karya tulisnya. Tapi, bukan sekedar menulis isi Whatsapp ya. Lol.

Menulis juga tentang peta pikiran (mind map), tentang pola pikir, dan tentang sikap seseorang terhadap sesuatu. Tulisan atau karya tulis seseorang menunjukkan sikap dan pola pikir orang tersebut. Kelembutannya, kebijakannya, keahliannya, kecerdasannya, dan kebeningan serta kenetralannya dapat tampak dalam karya tulis seseorang. Untuk itulah kemudian menulis menjadi bagian akhir dari seluruh pendidikan tinggi yang kemudian berupa skripsi, tesis, dan sebagainya.

Masih ragu dengan keajaiban keterampilan menulis?

Bentuk-Bentuk Karya Tulis

Berikutnya adalah mengenai sejumlah bentuk karya tulis. Secara garis besar, tulisan atau karya tulis dapat dibagi menjadi dua kategori. Pertama: Fiksi. Kedua: Nonfiksi.

Fiksi

Beberapa contoh karya tulis yang termasuk dalam ranah fiksi terbagi menjadi dua bagian besar yakni prosa dan puisi. Karya fiksi yang berbentuk prosa antara lain adalah: cerita, cerita pendek/short story ( menulis cerpen ), dongeng, legenda, fabel, novel, roman, dan sebagainya. bentuk kedua adalah puisi. Puisi dapat berupa sajak lama, pantun, mantra, atau pun puisi bebas.

Nonfiksi

Beberapa karya nonfiksi terbagi menjadi dua kategori secara umum yakni resmi dan tidak resmi. Terserahlah anda menyebutnya apa atau istilah lain. Yang termasuk jenis tulisa nonfiksi resmi antara lain: makalah, hasil penelitian, jurnal, skripsi, laporan, tesis, dan sebagainya. Sedangkan yang tidak termasuk resmi adalah: artikel, opini, laporan pengamatan, esai, berita, kolom, iklan, dan sebagainya.


Keterampilan Menulis Lanjutan

Sejak sekolah dasar, anak-anak telah dikenalkan dengan kalimat utama dan kalimat penjelas. Ada yang dengan istilah lain seperti gagasan utama dan gagasan pendukung. Ada pula yang menggunakan kata kalimat topik, atau ide pokok. Sebenarnya pembelajaran tentang hal tersebut mengarah pada penemuan inti dari wacana yang dibaca. Kemudian lebih lanjut akan menemukan kata kunci utama yang pada akhirnya berguna di tingkat perguruan tinggi.

Pada tingkat perguruan tinggi, mahasiswa tidak bisa membuat judul skripsi secara sembarangan karena judul memuat variabel kata kunci (keyword) yang wajib dibahas dan ditemukan. Begitu pula dengan para penilis blog (blogger) sangat tajam harus memperhatikan kata kunci dalam pembuatan artikelnya hingga benar menghasilkan duit.

Maka, kemudian bermunculanlah profesi blogger, penulis blog. Penghasilan penulis blog bisa mengalahkan gaji menteri dan presiden dalam sebulan atau menulis sebagai profesi. Lebih-lebih mereka yang paham teknik penargetan pembaca dari luar negeri dengan modal berbahasa asing. Mereka auto kaya hanya dengan menulis blog bule

Masih enggan mengasah keterampilan menulis? Andaipun anda sangat ingin menulis, tentu syarat sebelumnya harus dipenuhi. Mau menulis apa jika kita tak pernah suka membaca buku? Menulis tentang otak kosong? Lol.

Profesi Penulis

Pada keterampilan menulis lanjutan ini makin jelas profesi dan penghasilan seorang penulis dengan berbagai bentuk bidang. Ada yang bekerja sebagai penulis berita, penerjemah bahasa asing, penulis buku, pencatat dan pelapor, peneliti (kuantitatif atau kualitatif), pembuat iklan, penulis naskah drama atau film, dan sebagainya. Sumber penghasilan hidup mereka dari kemampuan menulis.

Tentang profesi penulis ini ada banyak pertanyaan di google seperti: Penulis kerjanya apa? Langkah awal menjadi seorang penulis? Siapakah penulis terkenal?
Jadi penulis apa harus lulus sarjana?

Ada juga yang mencari dengan kata kunci seperti: jasa penulis artikel, lowongan kerja online penulis lepas freelance writer, penulis artikel freelance, lowongan penulis artikel blog, penulis novel indonesia terbaik, penulis novel terbaik malaysia, penulis novel romantis indonesia, penulis proklamasi, gaji penulis, penulis wattpad, gaji penulis novel, penulis buku, penulis terkenal, penulis lepas, 1. penulis, cara menulis footnote, cara menulis arab di word, cara menulis alamat paket, cara menulis daftar pustaka dari website, cara menulis daftar pustaka dari artikeldan pekerjaan penulis.

Auto Sultan Penulis

Pada paparan ini saya bagi menjadi dua saja yakni penulis buku dan penulis blog. Beberapa contoh penulis ini akan menjadi motivasi mengapa kita harus menulis. Setidaknya dengan menulis kita abadi dikenal dan dikenang sepanjang zaman. Kitab al Quran dan Hadits salah satu karya tulis yang abadi hingga akhir zaman. Benar?

Berikut penulis buku yang abadi dengan penghasilan auto sultan
1. Elisabeth Badinter dengan kekayaan 19 trilyun dari hasil menulis
2. J.K. Rowling (14 trilyun)
3. Nora Robert (5,5 trilyun), dan sebagainya.

Berikut penulis blog yang abadi dengan auto sultannya.
1. Arianna Huffington ($ 250 juta per tahun)
2. Timothy Sykes ($ 120 juta per tahun)
3. Peter Rojas ($ 50 juta per tahun)
  • Mengerikan sekali pendapat mereka. Apakah kita bisa meniru? Keterampilan bisa ditiru, tapi rejeki tidak. Lol. Tapi, bagaimana pun kita tetap harus berusaha dan membuktikan apakah mentok tidak bisa, atau bisa sedikit mendekati penghasilan tahunan mereka. Semua bergantung pada kecintaan pada profesi dan syukur terhadap kemampuan yang diberikan Tuhan. Selebihnya adalah bonus dariNya.

Beberapa keywords yang sering dicari di browser google chrome yang berkenaan dengan keterampilan menulis antara lain: menulis siandien, menulis daftar pustaka
menulis daftar pustaka dari jurnal, menulis tanggal dalam bahasa inggris, menulis ulang, menulis alamat dalam bahasa inggris, menulis arab online, menulis adalah
menulis aksara jawa, menulis ulang teks, cara menulis daftar pustaka, cara menulis daftar pustaka dari jurnal, cara menulis artikel, cara menulis footnote dari jurnal, cara menulis daftar pustaka dari skripsi dan sebagainya.




Posting Komentar untuk "Menulis Itu Gampang Semudah Buang Hajat"