Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Doa Pendosa



Ya Tuhan, ampuni hamba karena selalu kembali ke jalan gelap setelah Kauterangi. Sungguh teramat zalim hamba kepada diri sendiri. Teramat zalim untuk bisa Kautoleh lagi, tapi aku haqqul yakin atas kemahapemurahan dan kemahakasihsayanganMu pasti lebih besar daripada murkaMu.



Dengan namaMu, dengan sifatMu, dengan ZatMu, aku ridha atas apa yang terjadi pada hamba. Jangan sertakan isteri dan anak hamba serta keluarga hamba, saudara-saudara dan orang-orang yang beriman atas semua yang tertimpa kepadaku. Cukuplah
aku saja yang menanggungnya.

Dengan namaMu, dengan sifatMu, dengan ZatMu, aku memohon ampuni aku atas segala dosa kecil dan besar, yang lalu dan yang akan datang, sengaja dan tidak sengaja. Aku hambaMu yang Kaucipta dengan Kasih SayangMu dan dengan tiupan Ruh AgungMu, entaskanlah hamba dari gelimang dosa yang tak sanggup kupikul. 

Hanya dengan namaMu, dengan sifatMu, dengan ZatMu, aku bisa berlega hati dan pasrah sepasrah-pasrahnya karena hanya Engkau tempat diri ini memohon pertolongan dan bersandar.

Dengan namaMu, dengan sifatMu, dengan ZatMu, aku yakin bahwa hamba tak memiliki apapun selain yang Kaupinjamkan termasuk keinginan untuk bertaubat. Engkau pula yang menarik hamba berkali-kali untuk kembali karena iman pun adalah pinjaman dariMu. Hanya Engkau harapan hamba satu-satunya. Apapun yang hamba jalani saat ini, hamba bersyukur masih diberi napas dan sehat. 

Dengan namaMu, dengan sifatMu, bahkan dengan dzatMu, aku memohon pertolongan. Dengan namaMu, dengan sifatMu, dengan ZatMu, dan RahimMu aku bergantung. Selamatkan hamba. Bebaskan hamba. Hiburlah hamba. Kuatkan hamba. Tolehlah hamba. Hamba takut, tak sehela napas pun yang Engkau ridhai. Ampuni hamba.

Dengan namaMu, dengan sifatMu, dengan ZatMu, aku sungguh bersaksi hanya satu Engkau yang Tuhan, tidak ada tuhan lain. Dan, hanya Dia kekasihMu, tak ada kekasih lain. Bila tidak bergantung kepadaMu dan Dia, tak ada harapan lagi untuk selamat.

Dengan namaMu, dengan sifatMu, dengan ZatMu, aku sungguh berharap dan memohon pertolongan. Sungguh aku tidak berharap kepada selainMu karena tengadah tangan ini pasti tidak Kautolak. Sungguh Engkau tak ingin tangan ini hampa dan hati ini kecewa.

Posting Komentar untuk "Doa Pendosa"