513 Km (True Story): Part 9 - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

513 Km (True Story): Part 9

Ada tiga hal yang seharusnya dilakukan Badrul ketika bersalah yakni mengaku bersalah, belajar dari kesalahan, dan berjanji tak akan mengulangi lagi kesalahannya. Di beberapa waktu Badrul berdalih menghibur diri kemudian kembali memperburuk dirinya dengan mengulang kesalahan. Merasa bersalah kembali kemudian memperburuknya lagi. Apakah memang begitu sifat manusia?




“Ayolah kawan, kamu laki-laki. Kamu harus keluar kamar. Bertemu teman atau sekedar ngopi! Tidak baik berlama-lama menikmati kesedihan dan mengurung diri. Taruh masalahmu pada tempat lain, jadikan PR. Biarlah Tuhan yang pada akhirnya memberikan penyelesaiannya!” Seorang teman Badrul mencoba menghibur.

“Bagaimana kalau nanti sore atau malam kita ngopi?”

“Tidak, aku masih ingin sendirian dan tak ingin jauh dari kamar!” Sahut Badrul.

Seorang teman lain mengatakan: “Apa yang kamu alami tidak seberat yang aku lewati. Aku benar-benar tidak punya peluang karena Tuhan menakdirkanku dengan isteriku cerai mati. Kalau kamu masih punya peluang dan sidangnya akan memakan waktu yang tidak sedikit!”

“Ayolah, semangat! Pada banyak hal kamu adalah cermin bagiku! Semangat! Buat dirimu rapi dan lebih berdaging!”

“Teman-teman semua mendoakan segala kebaikan padamu. Jangan membuat doa-doa kami sia-sia ya!” Badrul hanya sejuta diam. Ia mengunyah perasaan dan pikirannya sendiri.




Posting Komentar untuk "513 Km (True Story): Part 9"