Pada Mabok Agama Yak! - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pada Mabok Agama Yak!

Salat di jalan, ngaji di jalan, ngaji di trotoar, takbir sambil menganiaya orang, takbir sambil gagah-gagahan di sepanjang jalan, ah itu sich pemandangan biasa. Kelakuan seperti itu kan sama saja dengan mempercumakan keberadaan masjid, tapi menurut saya sih tetap biasah, mainstream! Tidak ada istimewanya. 
Sama biasanya dengan orang batuk di jalan, bersih di trotoar, ngupil di warung, garuk pantat di gang, atau kentut di kerumunan. Biasa, kan?

Artikel,Esai,salat di jalan,ngaji di trotoar,ide,mega,super,viral,mainstream,express,kereta api,mobok agama,social media,terkenal,original,
Cokro tv


Mau tidak saya kasih ide luar biasah? Belum pernah ada yang mencobanya. Mau? Yakin mau? Pasti viral loh. 

Ide Buat yang Pada Mabok Agama Yak


Ide 1

Bagaimana kalau mencoba salat berjamaah di atas gerbong kereta api express yang sedang melaju? Wow, keren itu. Belum ada yang mencobanya. Ini gagasan yang pertama kali diungkap dan original. Itu ide pertama.

Ide 2

Mau ide lagi? Ada, tenang saja. Saya kan memang terkenal punya ide yang jitu. Bagaimana kalau ngaji di sepanjang rel kereta api aktif? Duduk berjejer di atas bahu rel kereta api? Jangan kabur kalau ada kereta lewat. Abaikan saja, keretanya kan cuma lewat, tidak menggangu kok. Berani? Kalau berani, itu baru luar biasah!
Jangan hanya berkreasi yang biasah-biasah. Gak laku di social media. Sesekali mencoba ide jitu saya. Pasti mega super viral terkenal dalam hitungan detik. Yakin, haqqul yaqin!
Satu hal penting,  jika ada yang melakukannya, tidak akan ada yang merasa risih, tidak akan ada yang merasa kecewa dan malu, tidak akan ada yang terganggu, tidak akan ada yang nyingir lagi, dan tidak akan ada kebisingan. Dijamin 100 persen. Senyap! Bagaimana? Berani berbeda? Bukankah berbeda itu seru?

Ide 3

Ada satu ide lagi, tapi kurang menarik. Yakni salat berjamaah dan ngaji rame-rame di dasar laut! Hahaha! Maaf, bulan puasa. Saya tidak menertawakan orang lain, takut dosa. Saya menertawakan diri sendiri kok. Tenang jangan tersinggung. Toh, ide-ide di atas tidak harus dilakukan kan? Masih pada waras kan? Saya juga tidak akan mencari tenar dengan melakukannya. Malu, nanti dibully anak-anak kecil. Wew!


Posting Komentar untuk "Pada Mabok Agama Yak!"