Tagar Tagline Delete MUI - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tagar Tagline Delete MUI

 

Sejak awal berdirinya Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkesan merupakan kepanjangan pemerintah  yang mulanya sebagai alat politik pemerintah saat itu untuk mengontrol organisasi masyarakat yang bernama Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Dengan kontrol ketat tersebut MUI dapat mengeluarkan fatwa MUI berupa status halal dan haram dengan baik.

Baca juga: 

Pak MUI Berijtima’ Soal Pinjol, OK

Kulkas aja halal, kapan aku dihalalin?




Beberapa kasus hingga saat ini seperti korupsi oleh oknum MUI dan terlibat beberapa anggota MUI dengan organisasi terlarang memperjelas kedudukan dan eksistensi MUI yang sebenarnya. Satu pertanyaan penting: apakah orang-orang yang ada di dalam MUI adalah ulama? Siapa yang memutuskan bahwa mereka adalah ulama? Memang beberapa di antara pengurus MUI yang benar-benar ulama, yang lain apakah ulama? Apakah keilmuan mereka juga bertalian (bernasab) kepada kanjeng Nabi? Tidak ada yang tahu karena tidak ada publikasi properties dari keilmuan mereka.

Keberadaan MUI seperti mengatasi seluruh ulama di Indonesia. Seolah-olah ulama yang benar-benar ulama di Indonesia, di bawahan dari MUI. Seolah-olah mereka lebih ulama dari ulama yang sebenarnya. Maraknya tagar, tagline, yang berisi ungkapan agar MUI di delete atau dibubarkan. Kalau tidak dibubarkan, lama-lama tanah air Indonesia harus membeli label halal. Kalau tidak, tanah air bisa dilabeli sebagai tanah yang haram. Hahahah.

Indonesia: haram. Pancasila: haram. NKRI: haram. Bhinneka Tunggal Ika: Haram. UUD 1945: haram. Presiden: haram. Menteri seluruhnya: haram. Warga negara Indonesia seluruhnya (kecuali yang pro khilafah): haram. Bukankah mengerikan?

Posting Komentar untuk "Tagar Tagline Delete MUI"