Perlambang Minyak Goreng Langka - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perlambang Minyak Goreng Langka

Benar, berdasarkan diskusi dengan para petinggi cocokpedia bahwa langkanya minyak goreng adalah perlambang. Perlambang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) perlambang/ per·lam·bang/adalah nomina dari isyarat atau tanda-tanda tentang sesuatu yang gaib atau yang harus dihormati.

Minyak goreng langka dibuktikan dengan harga minyak goreng yang tinggi. Walaupun tinggi minyak goreng hilang dari pasar. Apa penyebab minyak goreng langka? Kenapa minyak goreng langka dan mahal? Minyak goreng langka kenapa? Penyebab minyak goreng langka? Dan banyak pertanyaan lain, tapi cocokpedia hanya akan menjawab Perlambang Minyak Goreng Langka.




Perlambang Minyak Goreng Langka atau langkanya minyak goreng adalah isyarat tentang suatu kejadian yang gaib atau halus. Apa makna dari isyarat dengan langkanya minyak goreng? Pertama, langkanya minyak goreng sebagai tanda atau isyarat agar tidak ada lagi yang menggoreng-goreng isu agama untuk kepentingan tertentu.

Bagaimana jika masih ada yang menggoreng isu agama saat minyak goreng langka? Jawabannya sederhana. Untuk menggoreng sesuatu ternyata tidak hanya dengan minyak goreng. Tahu krupuk pasir? Nah, krupuk tersebut tidak digoreng dengan minyak goreng, tapi digoreng justeru dengan pasir. Jadi menggoreng sesuatu tidak harus dengan minyak goreng. Kalau masih ada yang menggoreng isu agama berarti ada yang menggorengnya dengan menggunakan pasir.

Kedua, Perlambang Minyak Goreng Langka atau langkanya minyak goreng adalah ketidaksetiaan para transmigran kepada Indonesia. Mereka lebih  setia kepada cuan yang bernama dolar. Mereka lebih baik menjual sawitnya keluar negeri (ekspor) dengan harga tinggi daripada menjualnya di negeri sendiri yang murah meriah. Atau bisa juga pemerintah yang kurang setia kepada para petani sawit, makanya mereka mengekspornya ke luar negeri.

Ketiga, Perlambang Minyak Goreng Langka atau langkanya minyak goreng adalah isyarat atau tanda bahwa mendekati bulan puasa dan hari raya. Para oknum terindikasi menimbum produk minyak goreng agar dapat memainkan harga sehingga cuan di kantong mereka lebih tebal. Karena seperti yang kita tahu, bulan puasa dan hari raya merupakan momen belanja dapur lebih banyak dibandingkan bulan lain dalam setahun. Aneh? Tidak, silakan cek fakta. Bulan puasa justru lebih macam-macam menu makannya, menu minumnya, dan menu camilannya. Hehehe.

Keempat, Perlambang Minyak Goreng Langka atau langkanya minyak goreng adalah isyarat atau tanda bahwa orang-orang yang suka menggoreng isu politik kebingungan bahan apa yang mau digoreng. Setelah menggoreng isu azan dan gonggongan anjing, apalagi yang bisa menjungkalkan presiden Jokowi dari singgasananya.

Nah, itulah sementara mengenai perlambang langkanya minyak goreng atau Perlambang Minyak Goreng Langka di Indonesia. Jika pasokan minyak goreng kembali normal, hait-hati terhadap isu yang muncul ya. Pasti ada yang menggoreng lagi dengan minyak goreng bukan dengan pasir. Mereka sangat memimpikan normalnya pasokan minyak goreng karena selama hidup mereka sudah terbiasa dengan pasir hingga menjadi kadal gurun (kadrun). Hahaha.


Posting Komentar untuk "Perlambang Minyak Goreng Langka"