Azimat Kadrun - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Azimat Kadrun

 

Siapakah kadrun itu? Kadrun adalah singkatan dari kadal gurun. Mengarah ke orang atau kelompok orang yang tabiatnya anti NKRI, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Pancasila. Cocokpedia tak mau menyebut secara fisik dan personal tentang siapa mereka, tapi dapat ditunjukkan dengan karakter dan prilaku mereka di dalam negeri tercinta Indonesia.

Istilah atau sebutan Kadrun adalah sebuah julukan bagi orang-orang yang dianggap berpikiran sempit. Mereka juga diduga terpengaruh oleh gerakan ekstremisme dan fundamentalisme dari Timur Tengah. Sebutan dan istilah Kadrun, mulai tren sejak 13 September 2019. Entah siapa yang pertama kali memopulerkan.




Anggaplah si Kadrun ini suku baru dan pendatang di NKRI. Mereka hidup berkoloni. Suka mengadakan demo-demo dan perhelatan akbar. Salah satunya yang pernah memenuhi tugu Monumen Nasional (Monas) beberapa tahun lalu dan beberapa waktu yang lalu.

Dengan aksi berkoloninya, mereka tak henti-hentinya meneriakkan kebencian dan hasutan. Mereka mengusung isu agama untuk kepentingan kelompok mereka. Mereka mencita-citakan negara khilafah. Mereka mengafirkan banyak orang. Bahkan, dulu pada zaman pemerintahan sebelumnya, mereka bertindak dengan kekerasan, terutama di bulan Ramadan.

Ada beberapa istilah yang sering kelompok Kadrun koarkan. Berikut beberapa kata atau istilah yang sering mereka dengungkan sebarkan dan tanamkan di jejak digital serta pikiran masyarakat.

1. Toghut (menuduh sistem pemerintahan sebagai sistem setan/dajjal)

2. PKI (menuduh semua orang yang tidak sejalan dengan sebutan PKI)

3. Khilafah (mereka ingin menggulingkan negara)

4. Bid’ah (semua yang tidak ada dalam budaya mereka disebut bid’ah)

5. Kafir (semua orang yang berseberangan dengan mereka pasti kafir)

6. Sesat (semua orang yang berseberangan dengan mereka juga pasti sesat)

7. Penistaan agama (jika ada yang membahas tentang agama dan berbeda dari mereka, maka mereka anggap sebagai penistaan)

 

Di banyak media, mereka disebut kemudian sebagai kelompok intoleran. Setelah intoleran, mereka meningkatkan aksi mereka menjadi radikal. Sebagai puncak aksi radikal yang mereka lakukan, kemudian berujung maut pada teror. Hati-hati ya. Selalu pakai logika untuk mengkanter virus ini.

Mari pertahankan NKRI tercinta. Kita terlahir di tanah air Indonesia. Berdasar Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Bertalikan Bhinneka Tunggal Ika. Di hamparan negeri aman damai sejahtera NKRI. Kitalah orang asli Indonesia  sedangkan mereka adalah orang-orang yang kebetulan di Indonesia. NKRI Harga Mati!

 

Posting Komentar untuk "Azimat Kadrun"