Dalang Mengguggat dengan Pertunjukan Wayang - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dalang Mengguggat dengan Pertunjukan Wayang

 

Reaksi yang luar biasa sang dalang dengan wayangnya yang diharamkan oleh ‘orang yang kebetulan di Indonesia’ (yang biasa ceramah dengan nada dasar haram-halal). Reaksi dalang tersebut merupakan jawaban atas jawaban seniman wayang terhadap pengharaman wayang. Reaksi berupa kemarahan yang dieskpresikan dengan pertunjungkan wayang.

Banyak penceramah yang sedang goreng-goreng isu agama. Ada banyak hal yang mulai digulirkan berupa daftar barang atau benda dan kegiatan  yang diharamkan. Bahkan, untuk penyebutan Ibu Pertiwi juga diharamkan.




Sebentar, apakah mereka (penceramah) ini untuk konsumsi hidupnya menggunakan uang? Apakah mereka tahu status uang yang ada saat ini dalam agama? Apakah mereka menggunakan uang sebagai alat transaksi? Kalau mereka menggunakannya, tentu anda tahu jawaban tentang isu pengharaman segala hal di Indonesia.

Cocokpedia menyebut mereka (para penceramaha ini) sebagai pendatang, orang Islam yang kebetulan ada di Indonesia, penyusup, penumpang, pengasong agama, dan sebagainya. berikut cuplikan video pertunjukan wayang berupa reaksi kemarahan dalang (dalang menggugat) yang sekarang banyak beredar di youtube dan tiktok.




Pagelaran wayang dengan judul dalang menggugat tersebut ditayangkan di kanal youtube: GSM Berbudaya. Acara tersebut dihadiri oleh Gus Miftah. Dalam acara tersebut pula, Gus Miftar membacakan Puisi. Cuplikan puisi tersebut adalah sebagai berikut.


Sidro milir sang gedhek si nogo bajul


Wah begitu pandai iblis itu menyematkan imamah dan jubah dengan warna putih

Seakan begitu suci tanpa noda dengan menghitamkan yang lainnya

Haruskan kuda lumping diganti dengan unta lumping

Atau haruskan gamelan diganti dengan rebana

Pohon kelapa diganti pohon dengan kurma

Dan haruskah nama Nabi Sulaiman diganti karena mirip kata-kata Jawa


Begitu luas iblis itu menghamparkan hijab dari kekerdilan otaknya hingga menutupi sinar matahari junjungan kita

Sebagai nabi alam semesta, bukan nabi orang Arab saja

Haruskah wayang diganti film-film tentang agama produk asing yang membiayai setiap jengkal pergerakan dan pemberontakan atas nama agama

Kamu siapa?

Aku tahu jenggotmu panjang, tapi belum tua, wajar tak tahu budaya dan tak tahu tata krama

Bagiku lebih nyaman dengan blangkon dan taplak meja sebagai penutup kepala

Sebagai bentuk rendah hati dan ketawadhuan belaka

Karena jubah imamah dan jenggot panjang adalah penampilan bendoro atau raja

Sedang aku hanyalah hamba jelata

Tak pantas dengan pakaian bendoro dan raja

Karena pintu surga kini hanya tersisa dan terbuka bagi yang rendah dan tawadhu hatinya

Sidro milir sang gedhek si nogo bajul


Keren si dalang, keren Gus Miftah. Lestari budaya Indonesia, lestari Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI harga mati.

Posting Komentar untuk "Dalang Mengguggat dengan Pertunjukan Wayang"