Webinar Human Touch-nya Mana? Yakin Kerasa? - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Webinar Human Touch-nya Mana? Yakin Kerasa?

Maraknya seminar online webinar daring membuat jengah dan menumpuknya kebosanan. Human touch-nya mana? Berhadapan dengan layar berjam-jam bahkan ada yang berbulan-bulan. Gak bosan Bos? Yakin kerasa?

Dulu sebelum pandemi c19, ketika ada kabar atau undangan seminar atau regional sangat sungguh  menggembirakan. Setidaknya healing dari kepenatan pekerjaan rutin. Bisa ketemu orang baru, bisa jalan-jalan ke negeri orang, bisa nongkrong di tempat baru, bisa menikmati hotel melati sampai berbintang, bisa menyaksikan kolam renang dengan pemandangan yang aduhai, dan sebagainya.




Bisa breakfast dan dinner layaknya pejabat. Jarang-jarang PNS menikmati tidur dan makan di hotel berbintang. Kalau beruntung bisa bertemu dan papasan dengan artis dan minta berfoto bareng. Eh, saat-saat sekarang malah daring online webinar zoom meeting dan sebagainya. Jengah.

Dulu saat ada undangan seminar dari kementerian PNS bisa keluar provinsi, bisa menikmati naik pesawat gratis. Bahkan pulangnya dapat uang saku yang lumayan buat dihabiskan di pasar atau mall sekali belanja. Tidak rugi walaupun sangunya habis, toh punya pengalaman bisa ke mana-mana selain mendapatkan ilmu. Sekarang sudah webinar, semua serba menghadap mesin, iming-imingnya cuma sertifikat 40 jam. 

Rindu rasanya mendapatkan  undangan seminar tatap muka seperti sebelum pandemi. Setidaknya 3 atau 5 hari bebas dari pekerjaan rutin dan menikmati hidup menghirup udara luar 

Webinar? Tidak lagi. Tak akan mau. Siapapun yang undang. Males  Hahaha. Mereka pengada webinar tidak tahu paling ya kalau pesertanya sedang tidur atau sedang beol di kamar mandi. Kalau hal tidak mandi dan tidak pake baju dah biasa. Ya enak, tapi gak enak. 

Bagi yang terbiasa kencan dengan layar laptop atau hp tidak masalah. Mereka kan lebih suka daring atau online segala sesuatunya. Mungkin andai bisa hidup berumah tangga online. Wkwkwkwk. Tapi, bagi yang tidak suka dan bosen onlenan, males! 

Bahkan ada yang menjadikan webinar atau seminar online sebagai pekerjaan atau profesi. Jadi kerjanya bikin webinar di mana-mana dan apa saja. Yah, syukurlah ada pekerjaan buat mereka daripada menganggur.

Itulah yang juga dirasakan anak-anak sekolah dan kakak-kakak yang kuliah. Mereka merindukan human touch, bukan len onlen. Bertemu, bertatap muka, silaturrahim, berdialog langsung, berpandangan, membaui aroma manusia, dan sebagainya. Bosen dah!


Sumber gambar:

https://giphy.com/explore/webinar






Posting Komentar untuk "Webinar Human Touch-nya Mana? Yakin Kerasa?"