4 Kandidat Calon Pimpinan Otorita IK Nusantara - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Kandidat Calon Pimpinan Otorita IK Nusantara

 

Rancangan Undang- Undang Bunda Kota Negeri( RUU IKN) sudah disahkan langkah berikutnya merupakan Presiden Joko Widodo wajib memilah calon pimpinan ataupun kepala otorita. Bersumber pada RUU IKN tersebut kepala wilayah ibukota baru hendak dipandu oleh kepala otorita.

Sebelum mengulas keempat nama kandidat calon pimpinan otorita IK Nusantara ada baiknya membaca dulu beberapa artikel tentang:

Telah Diputuskan: Ibu Kotabaru Bernama Nusantara

Berikut cuplikannya:

Banyak perdebatan dan cuit/twit yang menandakan ketidaksukaan para anti Jokowi dan pihak opoisis pemerintah saat ini. Tahu sendirilah apa pekerjaan utama mereka, hanya duduk dan sibuk twit di media sosialnya. Gatal jari mereka setiap kali ada program atau progres pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah. Sebenarnya kritik dan twit mereka adalah indikator kesuksesan pemerintah membangun Indonesia.


Ibukota Negara Baru Indonesia di Kutai Kertanegara ing Martapura 2024

Berikut cuplikannya:

Rencana pemindajhan ibukota negara baru Indonesia, ibu kota Indonesia telah direncanakan sejak 2015. Relokasi tersebut telah program penting dan utama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan berbagai alasan penting. Tahun 2024 Presiden Jokowi memastikan pembangunan ibu kota Indonesia yang baru selesai tuntas dan pindah di Kesultanan Kutai Kertanegara ing Martapura. Selain itu juga ada pembahasan singkat mengenai kesultanan Kutai Kertanegara ing Martapura.




Dengan tereksposnya ke empat nama kandidat calon pimpinan otorita ibu kota baru yang bernama Nusantara tersebut tentu banyak menuai kritik. Tentu kritik itu datangnya hanya dari pihak-pihak oposisi pemerintah. 

Bagaimana pun karena datangnya kritik tersebut dari oposan, maka dapat disimpulkan bahwa keputusan Presiden Joko Widodo adalah tepat. Ketidaksetujuan pihak oposisi berdasarkan jejak digital dan jejak sejarah perpolitikan Indonesia, kritik dari oposan tersebut sebagai indikator negasi dari setiap kebijakan pemerintah. Artinya mereka setuju diam-diam walaupun menampakkan ketidaksetujuan. Hehehe. (begitulah kura-kura).

Berikut 4 kandidat calon pimpinan ataupun kepala otorita ibukota( IK) Nusantara. 

1. Basuki Tjahaja Purnama( Ahok)

Basuki Tjahaja Purnama( Ahok) dikala ini berprofesi selaku Komisaris Utama PT Pertamina( Persero). Rujukan lain menimpa kemampuannya antara lain sempat bekerja di bidang kontraktor pembangunan pembangkit listrik usai menuntaskan pendidikannya,

mendirikan industri buat membangun pabrik Gravel Pack Sand( GPS) pada tahun 1995. 

Menimpa karir politiknya, Ahok tahun 2004, Ahok bergabung dengan Partai Perhimpunan Indonesia Baru( PPIB). Lewat PPIB Ahok terpilih selaku Anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur, periode 2004- 2009. 

Ahok setelah itu jadi Gubernur DKI, dikala Jokowi maju dalam Pilpres 2014.

 

2. Abdullah Azwar Anas 

Nama Abdullah Azwar Anas( Azwar Anas) masuk jajaran kandidat kepala Tubuh Otorita, IKN Nusantara. Dikala ini Azwar Anas berprofesi selaku Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Benda/ Jasa( LKPP). 

Pengalaman lain Azwar Anas merupakan sempat berprofesi selaku Bupati Banyuwangi. Sepanjang mengetuai Banyuwangi, Azwar Anas banyak menorehkan prestasi sehingga namanya diketahui di kancah perpolitikan nasional. Azwar Anas sanggup tingkatkan pembangunan ekonomi Banyuwangi bidang pariwisata. 

Dia dikira berhasil mengganti wajah pariwisata Banyuwangi dengan event besar semacam Tour de Ijen, Banyuwangi Festival, Banyuwangi Ethno Carnival, serta Banyuwangi Jazz Festival. 

Laki- laki yang sempat menggeluti profesi wartawan itu pula sempat jadi Anggota DPR periode 2004- 2009 dari Partai Kebangkitan Bangsa( PKB). Azwar Anas pula sempat jadi Pimpinan Universal organisasi sayap NU itu pada tahun 2000- 2003. Dia pula sempat jadi Pimpinan PP GP Ansor periode 2005- 2010.

 

3. Bambang Brodjonegoro 

Bambang Brodjonegoro merupakan salah satu nama yang jadi keyakinan Presiden Jokowi. Bambang Brodjonegoro sempat berprofesi selaku Menteri Keuangan. Sehabis itu setelah itu berprofesi selaku Kepala Tubuh Perencanaan Pembangunan Nasional( Bappenas) buat tahun 2016- 2019. Sempat pula Menteri Studi serta Teknologi sekalian Kepala Tubuh Studi Inovasi Nasional( BRN) yang dikala ini dilebur dengan Departemen Pembelajaran serta Kebudayaan. Jabatan sangat akhir Bambang Brodjonegoro merupakan Komisaris Independen PT Indofood Berhasil Makmur Tbk.

 

4. Tumiyana 

Siapakah Tumiyana? Dia pula jadi keyakinan Presiden Joko Widojo. Tumiyana merupakan mantan Direktur Utama PT Wijaya Karya( Persero) Tbk ataupun Wika. Dia pula sempat berprofesi selaku Direktur Keuangan selaku Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan( Persero) Tbk. Setelah itu berikutnya berprofesi selaku Komisaris PT Kereta Kilat Indonesia Cina( KCIC).

Demikian 4 kandidat calon pimpinan otorita ibu kota baru yang bernama Nusantara di Kalimantan Timur. Semoga bermanfaat sebagai penambah wawasan Nusantara. Terima kasih atas kunjungannya di cocokpedia.


 

Posting Komentar untuk "4 Kandidat Calon Pimpinan Otorita IK Nusantara"