Manusia Rentan - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manusia Rentan

 


Manusia Rentan. Tubuh ini setelah terlahir dengan terpaksa kemudian bernama manusia dengan kode-kode yang unik. Kode unik ini kemudian disebut nama. Ada yang dinamai sama dengan nama yang pernah ada, ada kombinasi dari yang sudah ada, atau baru dan unik. Nama inilah yang kemudian tinggal paling lama di dunia. Tepatnya di batu nisan manusia.

Manusia Rentan. Dengan kode atau nama ini, manusia saling mengenal. Saling menyapa. Saling memanggil. Saling mempunyai tempat dan alamat. Bahkan, dengan nama ini melekat karakternya. Manusia lain dapat mengidentifikasi setelah tahu nama seseorang. Dalam nama terikat karakter seseorang. 

Konon, nama atau kode ini adalah inspirasi dari Tuhan. Nama-nama semua manusia sudah ada sebelum segala sesuatu berwujud di alam semesta. Tuhan menginspirasikan nama itu kepada kedua orang tua dan kemudian mereka memberikannya sebagai nama anak. Begitu pula yang terjadi sebelum dan sebelumnya lagi lebih jauh sampai kepada bapak dan ibu pertama di bumi ini.

Manusia Rentan. Tubuh yang terlahir terpaksa ini di dalamnya berisi organ-organ yang sangat rentan. Rentat cacat, rentan luka, rentan mati, rentan hancur, rentan retak, rentan terbakar, rentan busuk, dan sebagainya. kesemua organ dalam tersebut dibungkus dengan urat, otot, daging, dan kulit. Pembungkus ini juga sangat rentan. Bagian pembungkus ini jika diadu dengan besi pasti akan mengalami memar, patah, retak, atau hancur dan dapat mengakibatkan pembusukan jika dibiarkan.

Manusia Rentan. Tubuh manusia yang sangat rentan itu berhadapan dengan benda-benda tajam di dunia ini. Ada beberapa benda yang lunak, halus, dan cair. Setiap saat tubuh manusia bergesekan dengan udara, angin, dan air bahkan dengan api (rasa panas).

Tubuh manusia juga dapat menghasilkan udara, air, benda padat, dan panas. Ia juga menghasilkan energi layaknya mesin. Tapi, sekali lagi tubuh manusia itu sangat rentan. Rasa kemanusiaan saja yang membungkusnya dan membuatnya tampak kokoh.Manusia Rentan.

Sebenarnya tubuh manusia adalah tempatnya bau. Dari bau keringat, kentut, atau tinja bahkan ada napas yang sangat bau. Tak ada harum-harumnya pada tubuh manusia kecuali ia sudah mandi dan memakaikan wangi-wangian. Sehari saja tidak mandi dan merawat tubuh, pasti tidak sedap dibaui.

Sebaik apapun sanjungan manusia lain atas tubuh ini, di dalam tubuh ini masih terkandung kotoran terutama tinja di dalam usus besar. Walaupun sudah buang air besar, pasti tersisa di dalam usus bahkan saat menghadap Tuhan, kita masih membawa kotoran itu di dalam tubuh. Manusia Rentan.

Sebagus apapun, secantik dan tampan bagaimana pun, mereka adalah tubuh manusia yang sejatinya bau dan mengandung kotoran. Di dalam tubuhnya ada darah, nanah, tinja, air kencing, liur yang kesemuanya adalah bau. Sebenarnya apa yang dibanggakan manusia dengan tubuhnya adalah semu, bohong yang terang-terangan. Manusia Rentan.

  • Disobek dari buku karya sendiri berjudul: Kitab Pencarian

Posting Komentar untuk "Manusia Rentan"