Al-Shawni: Iblis Menggugat Tuhan - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Al-Shawni: Iblis Menggugat Tuhan



Al-Shawni: Iblis Menggugat Tuhan adalah cuplikan kisah Iblis Menggugat Tuhan karya Al-Shawni. Langsung saja pada beberapa penggalan dalam buku tersebut. Atau kalau mau langsung membaca lengkap ada pada bagian akhir dari beberapa paragraf ini.

Penolakan setan yang menyebabkan kutukannya bukan karena latar belakang penciptaan setan dari api, sedangkan manusia hanya diciptakan dari tanah, yang diungkapkan dalam interpretasi tradisional. Namun justru karena keberadaan manusia merupakan cerminan dari dosa-dosa setan. Setan mengklaim bahwa penolakannya terhadap Adam adalah perintah Allah untuk mengasihi Setan dan menaati Allah. Bagaimana Setan berlutut di hadapan Adam dan menolak perintah Allah?

Suatu malam, Nabi membawa Buhairah bertemu iblis. Buhairah yang tahu keberadaan iblis pun mengutuknya.

Iblis tersenyum dan berkata: apakah Anda telah menyinggung saya? Apakah Anda memperhatikan bahwa Anda mengutuk "kutukannya"? Adam dikutuk dan diusir dari surga karena alasan ini. Anda harus lebih berhati-hati saat bersumpah. Atau apakah Anda tidak berbeda dengan orang yang juga diusir dari surga? Tuhan mengutuk saya dan Adam. Mengapa saya takut dengan kutukan Buhairah?"

................................

Saya telah menyembah Tuhan selama 700.000 tahun! Tidak ada tempat di surga atau di bumi yang tidak saya sembah. Sama sekali tidak pantas untuk memandang hamba-hamba Tuhan dengan kebencian. Ibadahmu, meski memperpanjang umurmu seribu kali lipat, adalah setetes air di lautan cintaku padanya. Apa hakmu menantangku, yang masih bidadari Tuhan, untuk meludahiku dengan fitnah kemaksiatan ini? Jangan berani-beraninya kamu mengaku kepada Tuhanmu bahwa aku lebih baik dari dia! ".

Iblis berkata lagi: Jadi, aku sebenarnya melakukan apa yang Dia perintahkan, dan aku sepenuhnya patuh pada keinginanNya. Mau bagaimana lagi? Tak ada ruang yang luput dari kuasaNya. Aku bukanlah tuan bagi keinginanku sendiri; jika kuturuti keinginanku, sudah pasti akan kujaga kedekatanku denganNya dan bukan melakukan kesalahan konyol ini, tak peduli berapapun harganya. IstanaNya penuh dengan para penjilat yang mencintaiNya karena takut. Allah telah memberiku kuasa atas dunia demi menyingkap kuasaNya yang agung. Kekuasaanku tentu saja tersamar; karena semua adalah milikNya. Tetapi melalui aku, Dia meninggikan dan memuliakan diriNya. Dengan berperang melawanku, sekalian makhlukNya akan menjadi lebih tangguh dan terbukti keimanannya.

Itulah potongan atau cuplikan dari Iblis Menggugat Tuhan ‘ The Madness Of God karya Da’ud Ibn Tamam Ibn Ibrahim Al-Shawni.


 

Posting Komentar untuk "Al-Shawni: Iblis Menggugat Tuhan"

  • Bagikan