5 Hal Dasar Seseorang Memberi Harga pada Dirinya - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Hal Dasar Seseorang Memberi Harga pada Dirinya

 


Sebagaimana orang menjual buah cabe hasil tanam sendiri, maka si penjual pasti mempunyai dasar pemberian harga cabenya per kilo. Misal didasarkan pada lama tanam, volume pupuk dan air, perawatan, dan sebagainya kemudian ditetapkanlah harga cabenya sekian. Si petani cabe telah menetapkan harga cabenya.

Begitu pula dengan perempuan yang menjual dirinya menjadi pemuas syahwat laki-laki penikung. Perempuan penjual diri ini juga mempunyai standar harga atas dirinya, Standar harga yang hanya dirinya yang berhak menetapkan sehingga ketika ada yang bertanya: "Berapa ST?" Maka, si perempuan penjual diri ini akan langsung menjawab sekian rupiah.

Harga atas diri dan tubuhnya tentu juga didasarkan atas harga di sekitarnya. Tidak mungkin, ia mematok harga terlalu murah atau terlalu mahal. Misalnya harga diri sekitarnya 300 ribu, ia akan mematok tidak jauh dari harga itu berdasarkan standar tubuh dan dirinya.

Perempuan penjual diri tentu amat sadar dengan keadaan diri dan tubuhnya. Hal penting dan utama penetapan harganya adalah kecantikan, kemulusan, dan kemolekannya. Perempuan penjual diri ini akan menetapkan standar umum karena ia cantik, putih, dan seksi, maka ia beri label harga dirinya 1 juta rupiah. Sedangkan perempuan yang dengan standar biasa, tidak cantik tapi juga tidak jelek, biasanya menetapkan harga di atas 300 ribu di bawah 1 juta. Kemudian, harga perempuan penjual diri yang mendasarkan wajah dan tubuhnya sebagai aset utama tadi akan menambahkan biaya lain, yakni biaya sekunder seperti: biaya perawatan (bedak, lotion, parfum, dan perlengkapan kecil lain) yang dikonversi jadi rupiah. Perempuan penjual diri ini juga akan memasukkan billing sewa kamar dan loundry sehingga ia bisa mematok harga tubuhnya 3 juta rupiah.

Perempuan penjual diri dengan pekerjaan rutin dan kelarisannya banyak dibooking orang (lelaki penikung) membuatnya kemudian bergaya hidup mewah. Bahkan inginnya semewah artis. Perempuan penjual diri ini kemudian memberitakan ke keluarganya di rumah telah bekerja dan sukses di kota. Perempuan penjual diri ini akan menyebut profesi apa saja yang keren untuk menopengi kehidupan yang sebenarnya. Bisa saja ia mengaku bekerja di sebuah perusahaan tambang emas sebagai sekretaris direktur atau manager sebuah hotel berbintang 6. Hehehe.

Pastes saja perempuan penjual diri di kalangan artis sangat mahal. Modal tubuh dan diri mereka juga mahal. Lebih-lebih nama mereka yang kadung terkenal menambah mahalnya harga mereka. 

Kembali ke harga cabe, maka sebenarnya harga itu ada dasar keputusannya bergantung kepada di petani cabe. Cabe yang jelek tidak akan dijual mahal. Cabe yang merah, segar, cantik, dan sangat pedas, tentu akan akan petani jual dengan harga istimewa. 

Sebenarnya tidak ada hubungan langsung antara cabe dengan perempuan penjual diri. Ada hubungan yang tak langsung yakni cara menentukan harga kedua makhluk hidup tersebut. Yah, namanya dunia, ada yang begitu ada yang begini. Begitu dan begini dua-duanya harus ada agar perputaran bola dunia stabil. Begitu kira-kira.

Posting Komentar untuk "5 Hal Dasar Seseorang Memberi Harga pada Dirinya"