SANG DEWAN-ITA - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SANG DEWAN-ITA





Oleh Moh. Rasul Mauludi

 

Wanita adalah satu-satunya makhluk yang diciptakan paling seksi dari pada makhluk lainnya. Wanita selalu identik dengan keindahan, kesenangan, kebajagiaan, bahkan lebih dari itu yakni  tentang kenikmatan. Sangatlah wajar, bila wanita disandingkan dengan semacam godaan dunia yang sering digaungkan yaitu harta, tahta, dan wanita.

Karena wanita, laki-laki menjadi menemukan kelelakiaannya. Karena wanita, dunia menjadi perhiasan tiada henti. Karena wanita, hubungan semakin banyak hubungan meskipun membentur berhubung atau yang sudah memiliki hubungan. Jadilah wanita penuh fenomena dan misteri kehidupan. Bahkan karena wanita, lingkaran parlemen menjadi lingkaran yang melebihi lingkaran program kerja.

Kita semua sebagai rakyat kecil sering disuguhkan informasi tentang bagaimana peran ganda oknum parlemen. Hubungan rekan, relasi, dan fraksi seperti sudah membosankan atau menjenuhkan. Maka, hubungan dengan wanita di luar hubungan semakin liar dan mengasyikkan.

Oknum, ya oknum. Karena oknum sering disandarkan pada hal-hal yang melampaui atau menyimpang dari kapasitas, jabatan, kewenangan, dan tanggung jawabnya. Cukup dengan wanita, kewibawaan dan kehormatan menjadi sampah dan menjijikkan.

Sang dewan-itapun mungkin bagian dari oknum yang tak pernah lekang dari kehidupan mapan yang bergelimang harta dan kemudahan. Akhirnya kalimat-kalimat suci bahkan janji benar-benar simbol belaka atau alat menuju jalan lingkaran wanita.

Bagi oknum, wakil-mewakili yang disandang dipundak sang dewani-ta hanyalah semacam pepesan kosong atau lebih buruk dari itu. Sangat lucu sekali dan kita patut tertawa lebar menyaksikan kampanye-kampanye kebohongan ulah si oknum yang memyandang gelar sang dewan-ita.

Apapun alasannya, pergumulan wanita yang menjadi jalan saat gelap diantara terangnya tahta dan harta akan merusak tatanan dan tanggung jawabnya sebagai perwakilan rakyat. Bolehlah mengelak bahkan memungkiri, tetapi kenyataan akan memberi jawaban dari sebuah pengkhianatan.

Begitulah yang sering kita dengar, lihat, dan  baca setiap berita yang mengulas informasi tentang sang dewan-ita. Dari dugaan hingga benar-benar terjadi. Kebanyakan dugaan benar-benar terjadi sering dipertontonkan dalam panggung kehidupan ini.

Wanita yang melebur pada setiap oknum benar-benar asyik, baik mengusik maupun menggelitik. Akhirnya sang dewan-ita tak pernah selamat dari persembunyiaannya. Selamat menikmatinya.

Posting Komentar untuk "SANG DEWAN-ITA"

  • Bagikan