RAPAT - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

RAPAT

 



Oleh Moh. Rasul Mauludi

 

Acara rapat sama halnya dengan acara pertemuan suatu organisasi, instansi, kelompok, komunitas, dan sebagainya dengan waktu yang ditentukan. Sebelumnya diawali dengan suatu undangan baik tertulis maupun tidak tertulis.

Biasanya, suatu rapat ada yang ingin dirapatkan atau dibahas. Rapat itu sendiri bagian dari cara mencari penyelesaian dengan musyawarah dan kordinasi baik itu pengurus hingga anggota. Ada rapat penting, biasa, terbatas, atau mendadak. Rapat itu bermacam-macam, bisa rapat kerja, rapat anggota, rapat pengurus, rapat pimpinan, dan sebagainya.

Paling sering mengadakan rapat, di antaranya suatu lembaga, instansi, dan organisasi serta perkumpulan lainnya. Pada tataran sosial, seperti dalam keluarga, ada rapat keluarga, hajatan, dan kegiatan sosial lainnya.

Dalam rapat, kadang semua undangan hadir. Kadang pula tidak semua undangan hadir. Bagi yang hadir, setidaknya berfikir bahwa rapat itu penting atau karena diundang. Sedangkan bagi yang tidak hadir, bisa jadi berhalangan sehingga tidak bisa hadir atau bahkan malas untuk hadir karena sebab tertentu.

Bukan rahasia lagi, setiap acara rapat tidak bisa hadir semuanya. Rapat dilihat apa momentumnya. Bila momentum yang berkaitan dengan uang (bantuan,) maka bisa dipastikan tingkat kehadiran mampu mencapai maksimal. Sebaliknya, bila momentumnya hanya semacam basa-basi, sepele, atau tak bernilai ekonomis, maka sudah jelas yang hadir hanya segelintir saja.

Rapat berbeda dengan perkumpulan yang rutin dan berkelanjutan. Rapat bisa berjam-jam sampai selesai bahkan dilanjutkan pada waktu lainnya. Sementara perkumpulan rutin dan tepat waktu, baik dimulai maupun waktu selesainya. Artinya hanya beberapa jam saja.

Acara yang diadakan tidak maksimal dan penuh dengan kekurangan, tak luput dari karena tidak maksimalnya rapat yang diadakan sebelumnya. Acara tetap berjalan, tetapi kesan banyak kekurangan tetap terasa, meskipun selalu diselipkan dengan senjata andalan yakni bahwa sifatnya manusiawi atau tidak luput dari kekhilafan.

Rapat dengan acara bersama, sewajarnya dilaksanakan dan dirapatkan bersama. Penuh dengan kesulitan apabila dipaksakan hanya beberapa saja. Rapat itu untuk mengukur semangat kebersamaan dan bertujuan kesuksesan bersama.

Ketika barisan itu ingin lurus dan kuat, maka harus rapatkan barisan tidak boleh kendor atau longgar. Apa mungkin, supaya rapat itu penuh semangat dan gairah diperlukan sari rapat atau ramuan yang merapatkan!? Entahlah, tulisan ini sendiri tidak pernah dirapatkan.


Posting Komentar untuk "RAPAT"

  • Bagikan