Terima Kasih Sudah Ada dan Bahagia (Menyuarakan Tulisan Part 1) - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terima Kasih Sudah Ada dan Bahagia (Menyuarakan Tulisan Part 1)



Tulisan di bawah ini adalah suara tulisan dari sebuah chanel youtube bernama Dmind Relaxation. Suara perempuan yang menyuarakan tulisan. Entah siapa namanya. Simak suara tulisanya berikut.

Kita tidak perlu mengisi hidup orang lain bila ia memang tidak mau diisi. Mungkin hatinya sudah penuh. Kita dengan sendirinya akan mengisi hidup orang-orang yang masih kosong dengan kita menjadi orang baik, dengan kita berbuat baik, dengan kita berlaku yang santun menjadi orang yang ikhlas, dengan sendirinya orang lain akan menempatkan kita dalam posisi-posisi tertentu dalam hidupnya. Diberikan ruang dalam hatinya tanpa kita minta.

Kita cukup menjadi orang yang peduli, orang yang melakukan sesuatu tanpa mengharap sesuatu dari orang lain. Kita menjadi orang yang tulus. Tak masalah dengan penolakan karena memang akan selalu ada orang yang tidak bisa menerima kita hadir dalam hidupnya karena alasan tertentu. Yang kita tidak tahu, tapi itu bukan sesuatu yang perlu kita salahkan.

Kita cukup terus berjalan dan terus berbuat baik karena nanti akan ada orang yang memberikan kita ruang yang sangat besar dalam hidupnya, ruang yang paling luas dan paling rahasia. Orang itu adalah orang yang nantinya menjadi rumah di mana tempat kita pulang dan tinggal karena ia menjadi orang yang paling bisa menerima siapa kita saat pulang seburuk apapun diri kita karena dalam ruang hatinya itu kita menyimpan rahasia-rahasia terbesar kita dan dia bersedia menyimpan semua itu.

Ruang hati seseorang, ruang hati seseorang ini adalah tulisan dari Kurniawangunadi yang dibacakan oleh dokter Vina di laman yang mereka buat yaitu suara cerita pada tahun 2015 yang lalu. Sepasang suami istri yang berhasil membuatku jatuh cinta pada kekompakannya mengolah aksara. Karena tulisan mereka ini, aku mulai belajar membacakan tulisan-tulisan mendobrak diriku untuk memasuki dunia baru. Kini aku tahu bahwa isi hati tak hanya bisa diungkapkan lewat tulisan, tapi juga bisa disuarakan.

Membaca tulisan mereka pada saat aku SMA membuatku benar-benar jatuh dalam dunia mereka bahkan saking jatuh cintanya pada mereka, aku sampai berani mimpikan bagaimana kalau nanti aku punya suami yang suka nulis seperti Kurniawangunadi. Konyol memang, tapi semesta memang selalu punya cara mengambilkan pinta-pinta, termasuk permintaan konyolku yang ini.

Ia menghadirkan seseorang yang pernah aku tulis dalam buku impianku. Dengannya aku belajar bila mencintai adalah sebuah keikhlasan seperti halnya langit yang tak pernah meminta balas atas hujan yang ia beri karena ia tahu mencintai adalah memberi bukan meminta. Menerima bukan memaksa. Terima kasih suara cerita untuk tulisan di tahun 2015-nya dan untukmu terima kasih sudah ada. Teruslah bahagia. Kata semesta, kamu harus bahagia. 

Posting Komentar untuk "Terima Kasih Sudah Ada dan Bahagia (Menyuarakan Tulisan Part 1)"

  • Bagikan