Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lagu Indonesia Raya Mereboisasi Rasa Kebangsaan

 

Baru-baru ini, Sultan Hamengku Buwono X selaku Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta mengeluarkan Surat Edaran nomor 29/SE/V/2021 tentang Memperdengarkan Lagu Indonesia Raya (song). Surat tersebut ditujukan kepada seluruh bupati dan wali kota se-kota Daerah Istimewa Yogyakarta, pimpinan perwakilan instansi pemerintah, instansi pemerintah, pimpinan BUMN, serta pimpinan perusahaan swasta untuk memperdengarkan lagu Indonesia Raya. Lagu tersebut diperdengarkan setiap pagi pukul 10.00 WIB di ruang publik. SE tersebut diterbitkan selaras dengan momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2021.

Gagasan yang jitu. Salut buat Sultan HB X. Inilah cara HB X menggugah rasa kebangsaan setelah sekian lama terlelap tertindih carut marut permasalahan di negeri ini. Ini langkah hebat untuk menyuburkan kembali rasa kebangsaan, mereboisasi bibit-bibit tanaman yang ada dalam jiwa rakyat Indonesia. Gaungnya memang di Yogyakarta, tapi setidaknya itu merupakan pemancar yang bagus untuk dapat ditiru, didengar, dipahami, diindahkan bahwa memang rasa kebangsaan itu perlu terus diperbarui. Baik secara sikap dan perilaku berbangsa dan bernegara, menguji kembali serta meneguhkan rasa memiliki Indonesia.

Yogyakarta sebagai tower negara dan bangsa, memiliki sejarah yang panjang tentang lahirnya republik ini, dengan menerbitkan SE tersebut seolah menengarai lumpuhnya cita rasa kebangsaan. Seolah-olah ingin menyatakan Republik Indonesia saat-saat ini sepi dari nasionalisme. Nasionalisme ramai ketika berguna pada momen-momen tertentu seperti pemilu dan pilkada. Semua orang latah mengaku cinta tanah air dengan jenaka. Ketika sepi inilah gagasan HB X terasa sangat menyentuh dan sekaligus memberikan teguran, “Hey, ke mana kalian, kok sepi cita rasa kebangsaan!”

Selamat semangat hari Kebangkitan Nasional untuk negeri tercitan Republik Indonesia. #nasionalisme #rasa kebangsaan #kebangkitannasional #NKRI


Posting Komentar untuk "Lagu Indonesia Raya Mereboisasi Rasa Kebangsaan"