Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kok Tinggal Satu

Kok Tinggal Satu


"Kok tinggal satu? Satu pack kan isi tiga. Kemarin malam dipake satu. Harusnya tinggal dua! Lha, ini kok tinggal satu?" Sachiko tak berhenti berpikir. Beberapa pekerjaan rumah terbengkalai gara-gara benda kenyamanannya tinggal satu.

Seperti biasa Sachiko setiap pagi bersih-bersih kamar dan seluruh rumah sambil lalu memasak. Suaminya sudah berangkat sejak pagi sekalian mengantar anak mereka sekolah. Tak sengaja saja ia membuka laci meja di kamar. Ia terkejut. Seharunya tinggal dua. Bukan karena habis lalu bisa beli lagi, tapi harus ditanyakan ke suaminya dengan jelas mengapa tinggal satu.

Sachiko seharian tidak makan. Ia duduk tepat ke arah pintu menunggu suami pulang. Ketika suaminya pulang, ia langsung mengajaknya bertengkar, bukan lagi bertanya. Pertengkaran hebat seperti dalam sinetron-sinetron. Mereka saling adu mulut dan jotos. Pertengkaran yang berakibat pada jatuhnya talak dan terbitnya surat cerai kemudian. Sehari hari setelah jatuh talak, muncullah pengakuan Kenchu, si ponakan. Ia lupa memberitahukan Sachiko bahwa satu kondom kenyamanannya telah dipinjam Kenchu.


Posting Komentar untuk "Kok Tinggal Satu"