Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Harga Sebuah Pesan WA



Sebagian orang 'penting' memperlakukan pesan WA itu tidak penting walaupun isinya penting. Sebenarnya oknum tersebut sedang memperlakukan orang yang mengirim pesan WA itu tidak penting.

Mungkin di situlah sebagian letak peradaban masakini manusia memperlakukan manusia. Dan tidak perlu bersikap emosional dengan keadaan tersebut.

Sebagian orang lagi, memperlakukan pesan WA dengan respon lambat. Sebuah tanda status sosial yang menunjukkan bahwa dirinya orang penting dengan kesibukan penuh mengarungi dunia. Memang ada yang berkondisi sibuk atau sedang di jalan. Kalau dikata ia anti handphone, tidak juga, diajak ngobrol atau ngopi juga sibuk dengan hapenya. Yakin.

Perlakuan ini masih lebih memperlakukan manusia dengan agak hormat. Walaupun lambat dan lama membalas pesan WA, masih penuh harga diri kemanusiaannya. Dan lagi lagi kita tak boleh marah.

Sebagian orang yang lain, memperlakukan pesan WA seperti notifikasi yang harus dibersihkan tanpa dibaca. Ia tidak akan merespon walaupun orang yang mengiriminya pesan tersebut butuh informasi balasan segera. Ia beranggapan kalau ada hal penting maka seharusnya menelpon. Sampai kiamat pun tak akan dibalasnya. Inilah pergeseran peradaban yang kita alami saat ini. 

Sangat bisa dimaklumi kalau pesan tersebut kepada grup. Berbeda sekali dengan pesan pribadi. Pribadi kepada pribadi. Pesan kepada grup ketika sudah ada yang merespon, maka tak ada kewajiban bagi yang lain. Atau pesan tersebut tertindih pesan lain tanpa respon, itu sebuah kecelakaan kecil kemanusiaan.

Posting Komentar untuk " Harga Sebuah Pesan WA"