Novel Baru: BLUE EYES (Kisah Cinta Tiga Negara) - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Novel Baru: BLUE EYES (Kisah Cinta Tiga Negara)

 



Latar tempat, bahasa, sejarah, dan budaya kisah cinta dalam novel ini adalah Yogyakarta, Indonesia; Istanbul, Turki; dan Granada, Spanyol. Berikut potongan paragraf di dalamnya.

 Setangkai mawar segar, dibungkus kertas yang bertulis puisi tentang rindu dan cinta. Kalau cinta dan rindu itu mawar, maka benar bahwa keindahannya tetap menusukkan duri menjadi luka. Rindu itu menyiksa dan menyiksa itu luka. Dan, luka itu manis. Siapapun yang terluka karena cinta dan menanggung rindu, ia akan enggan sembuh dari luka itu.

 “Tataplah mataku, Kelana. Aku bersaksi dengan mata biruku ini dan bibir merah yang kamu suka ini, aku siap untuk menjadi isterimu lahir batin! Bukan karena aku terusir dari rumah, tapi karena hatiku memilihmu!”

 Hanya senyummu yang melukis semesta begitu indah. Gemuruh ombak pasang tak segemuruh risau di dada memanggilmu. Laut itu, pantai itu, pasir itu, dalam dadaku. Kau bermain di dalamnya. Dan kau tak sadar. Tak sadar menghuni hati. Hai bibir yang merah. Bisunya saja melagukan kesyahduan. Bila cinta itu keindahan, kuburkan aku bersamanya. Hai mata yang bintang, jika mata itu menenangkanku, hantam dan bakar aku dengan bintangmu. Terangilah hati ini dengan cintamu agar kau tahu siapa pemilik hati yang kau huni dan katakan: aku tak mau pergi. Aku selamanya di sini bersamamu.

 Ada tiga judul lagu dalam novel ini yaitu: Uskudara Giderken, Habla Me, dan Sultanim. Ketika tepat pada judul lagu itu disarankan untuk diputar sambil meneruskan membaca. Pasti mengalami sesuatu! Keren!





Posting Komentar untuk "Novel Baru: BLUE EYES (Kisah Cinta Tiga Negara) "

  • Bagikan