10 Buku Yang Berumur Panjang - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Buku Yang Berumur Panjang


Nah, ini satu pernyataan yang mudah diucapkan tapi sulit ditemukan tentang 10 Buku Yang Berumur Panjang. Ternyata agak over mainstream juga sebuah media cetak X dengan mencetuskan tema tersebut di hari ulang tahunnya yang ke-10. Mengapa ada pernyataan yang mematok ukuran waktu? Mengapa 10 buku? Akhirnya harus berpikir keras sambil mencari-cari informasi tentang 10 buku yang terbukti berumur panjang. Kalau harus mencari-cari buku apa saja, tentu butuh penelitian khusus dan serius, tapi cukuplah dipetakan berdasarkan temanya saja.
Ada beberapa gagasan yang membuat sebuah buku mampu bertahan turun-temurun menjadi bahan bacaan sebagian besar masyarakat literat. Berikut beberapa gagasan berdasarkan tema buku yang berumur panjang.

Pertama, seorang penulis yang tangannya adalah kepanjangan tangan Tuhan. Tema-tema religius cenderung bertahan lama. Contoh Al Quran, Injil, Wedha, Bibel, Tripitaka, dan sebagainya. Sepanjang masa buku berjenis kitab ini akan dicetak berkali-kali dan beredar sepanjang masa, tanpa ada larangan beredar atau menerbitkan ulang.

Kedua, materi tulisan yang membidik tentang mitos, legenda, dan sejarah masalalu yang menjadi perdebatan hingga sekarang. Contoh, Babad  Tanah Jawa oleh W. L. Olthof di Leiden, Belanda, pada tahun 1941 Masehi yang diterjemahkan banyak versi oleh bangsa Indonesia. Sampai sekarang menuai banyak perdebatan yang tak habis-habis.



Ketiga, buku yang menyangkut hukum dan pendidikan. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Perdata pada zaman Belanda menjadi acuan produk hukum di masa kini dan mendatang. Begitu pula dengan buku kurikulum pendidikan. Pergantian menteri pendidikan sekaligus bergantinya kurikulum pendidikan seharunya merujuk pada produk kurikulum pendidikan masa sebelumnya dan sebelumnya lagi sebagai bahan pertimbangan. Buku Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa, dan Pendidikan Moral Pancasila seharusnya menjadi buku yang harus ada saat ini dan mendatang karena buku-buku tersebut berkaitan dengan dasar negara sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia.

Keempat, buku yang di dalamnya berisi tentang lelucon. Buku komedi. Ada banyak buku komedi yang tak lekang oleh perubahan zaman. Contoh buku cerita humor tentang kisah Abu Nawas, Dua Tangis dan Ribuan Tawa, dan Manusia Setengah Salmon.

Kelima, buku yang memuat tentang sejarah, legenda, dongeng, biografi tokoh, dan sejenisnya. Materi yang demikian akan pula menjadi bagian dari 10 buku yang seharusnya bertahan lama karena kontennya selalu dalam pertanyaan masyarakat tentang kebenarannya.

Keenam, yakni buku yang memberikan motivasi. Banyak buku-buku yang berjenis memotivasi antara lain karya Mario Teguh, Rhonda Byrne, Munif Khatib, dan sebagainya. Contoh-contoh judul buku jenis ini antara lain 7 Keajaiban Rezeki, Mimpi Sejuta Dolar, Mestakung, The Secret, Law of Attraction, dan sebagainya.

Ketujuh, buku yang harusnya berumur panjang adalah yang berisikan cerita-cerita romantis, heroik, atau bahkan yang sedih-sedih. Buku yang bergenre fiksi. Misalnya antologi cerpen dan puisi, cerbung, novel, atau bahkan roman. Sangat cocok untuk mengisi waktu dan berhibur diri.

Kedelapan, buku yang mengandung bermacam-macam tips. Aneka tips. Contoh, buku resep membuat jamu beras kencur, tips memelihara itik, cara mengehack akun orang, dan sebagainya. Buku berjenis ini telah memberikan banyak manfaat kepada orang lain yang ingin berwirausaha, berketerampilan, otodidakter, dan sebagainya.

Kesembilan, buku yang memuat pengertian suatu kata atau peribahasa. Buku ini walaupun jarang digunakan sehari-hari, tapi sangat penting dimiliki banyak orang. Contoh, kamus besar bahasa Indonesia, kamus bahasa asing, kamus populer, kamus peribahasa, dan ensiklopedi.

Kesepuluh, adalah buku yang berisi tentang ide-ide yang aneh, unik, dan langka, atau berbahaya. Membongkar Gurita Cikeas, karya George Junus Aditjondro, dilarang beredar pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono. Pelarang tersebut dianggap penyebaran fitnah terkait kasus Bank Century. Ada banyak penulis yang bukunya dilarang beredar seperti Pramoedya Ananta Toer, Darmawan, John Roosa, Najih Ibrahim, bahkan Muhammad Hatta. Bahkan, ada sebuah buku yang menyebabkan banyak kematian berjudul Malleus Maleficarum. Ada pula buku yang aneh dan misterius, karya Serafini berjudul Codex, Itali.

Ada satu lagi, tapi tidak perlu dimasukkan dalam 10 buku di atas yakni buku yang ketika menyentuhnya seolah-olah masuk dalam situasi dan alam yang digambarkan dalam buku tersebut. Contoh buku tentang perang kemerdekaan misalnya, ketika menyentuh halaman pertama dan menyentuh gambar Bung Tomo, maka kita masuk dalam kecamuk perang bersama Bung Tomo berjuang mempertahankan kemerdekaan di hotel Yamato Surabaya. Dengan buku tersebut, pembaca tersedot begitu saja ke lorong waktu. Bisa ke masa depan atau masa lalu, bisa pula sebaliknya. Tentu buku yang menarik, yang unik, aneh, menyeramkan atau menyenangkan, penuh cita rasa seperti permen nano-nano.

Posting Komentar untuk "10 Buku Yang Berumur Panjang"

  • Bagikan