Filosofi Baju Kotak-kotak Jokowi - CocokPedia
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Filosofi Baju Kotak-kotak Jokowi



Filosofi Baju Kotak-kotak Jokowi. Orang-orang yang aneh. Siapakah orang-orang yang aneh itu? Orang-orang yang aneh itu adalah orang yang suka berceramah tentang agama di rumah orang yang beragama lain. Orang-orang yang aneh itu adalah orang-orang yang tidak pernah menganggap orang lain ada karena perbedaan agama, tapi orang-orang yang aneh ini memanfaatkan fasilitas apa pun milik orang-orang yang berbeda agama. Orang-orang yang aneh itu adalah orang-orang yang mencaci maki orang lain yang berbeda agama, tapi ia suka dengan barang-barang orang yang berbeda agama. Orang-orang yang aneh adalah orang yang mencela orang-orang yang seagama karena berteman dengan orang-orang yang berbeda agama.

Loh, kok bilang begitu? Apa buktinya? Mau bukti? Baiklah.

Orang-orang yang aneh itu adalah orang yang suka berceramah tentang agama di rumah orang yang beragama lain. Orang-orang pada berceramah agama di facebook, di intagram, di twitter, dan media sosial yang lain, sementara media sosial yang dijadikan tempat mereka adalah buatan dan milik orang yang berbeda agama. Tanpa menganggap mereka ada, tanpa menganggap mereka manusia, dan bahkan tanpa terima kasih telah membuatkan mereka panggung untuk ceramah. Orang-orang yang aneh itu adalah orang-orang yang tidak punya rasa malu menjelek-jelekkan orang-orang yang berbeda agama di dalam rumah mereka. Padahal mereka menyaksikan semua yang orang-orang aneh lakukan.

Esai,Artikel,article,baju kotak-kotak,jokowi,facebook,twitter,instagram,akses internet,fasilitas,bloging,nkri,toko,fasilitas adalah,agama,fatal,vital,pencarian,

Orang-orang yang aneh itu adalah orang-orang yang tidak pernah menganggap orang lain ada karena perbedaan agama, tapi orang-orang yang aneh ini memanfaatkan fasilitas apa pun milik orang-orang yang berbeda agama. Fasilitas yang paling vital dan fatal adalah akses internet, mesin pencarian, serta bloging. Mereka juga memanfaatkan fasilitas apapun dari orang yang berbeda agama. Apapun yang orang-orang aneh ini lakukan diketahui dengan jelas karena semua akses dan fasilitas adalah buatan mereka. Seolah-olah orang-orang yang aneh ini mencari maki seseorang yang orang yang dicacimakinya ada di depannya ada di dalam rumahnya.  Tanpa menganggap mereka manusia, dan tanpa kata maaf telah melukai hatinya.

Orang-orang yang aneh itu adalah orang-orang yang mencaci maki orang lain yang berbeda agama, tapi ia suka dengan barang-barang orang yang berbeda agama. Hampir semua yang mereka pakai adalah buatan mereka yang berbeda agama. Barang apa yang tidak buatan mereka? Bahkan bila anda membaca ini, saya yakin ada yang sadar bahwa ia membaca di ruang yang disediakan oleh orang yang beragama lain. Tidak serta merta ada di depan mereka. Paling tidak bersikaplah sedikit bijaksana berdasarkan rasa kemanusiaan.  Rasa terima kasih seharusnya ada sebagai penghormatan kemanusiaan apalagi sebangsa.

Orang-orang yang aneh adalah orang yang mencela orang-orang yang seagama karena berteman dengan orang-orang yang berbeda agama. Saudara  seagama saja dibenci dan dicaci maki apalagi yang berbeda agama? Benar-benar aneh.  Padahal mereka bertetangga dengan orang-orang yang berbeda agama. Mereka datang ke toko-toko orang-orang yang berbeda agama. Padahal baju mereka, jam tangan mereka, celana dalam mereka, tempat tidur mereka, dan sebagainya adalah buatan orang-orang yang berbeda agama.

Adakah yang tahu persis dari sumber yang valid bahwa baju kotak-kotak Jokowi mempunyai makna tertentu yang mendasar? Jangan dulu berprasangka aneh-aneh jika belum bertanya kepada sumbernya. Mengapa Jokowi mengenakan baju kotak-kotak? Karena dia tahu betul bahwa bangsa kita ini terkotak-kotak, begitu banyak perbedaan, tetapi ketahuilah bahwa yang terkotak-kotak itu ada dalam satu badan bangsa Indonesia. Semua kotak itu ada dalam NKRI. Mau mau mengobrak-abrik? Mau memecah belah? Mau menghancurkan NKRI? Mau mendirikan negara lagi dalam satu negara? Ingat sejarah Bung, negara ini dibangun tidak oleh satu agama. Maka saling berbuat baiklah. Saya, anda, dan mereka adalah manusia yang paling suka dihormati, dihargai, dianggap saudara paling tidak sebagai saudara sebangsa senegara. 

TITIK.


Posting Komentar untuk "Filosofi Baju Kotak-kotak Jokowi"