Tampilkan postingan dengan label Berita & Reportase. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita & Reportase. Tampilkan semua postingan
Pidato Cinta Laura dalam Aksi Moderasi Beragama oleh Kemenag 2021

Pidato Cinta Laura dalam Aksi Moderasi Beragama oleh Kemenag 2021

 




Berikut cuplikan lengkap pidato Cinta Laura dalam Aksi Moderasi Beragama yang digelar oleh Kementerian Agama RI, 2021: 

Sungguh sebuah kehormatan bagi saya diundang malam ini untuk mewakili generasi muda Indonesia dalam mengekspresikan opini kami mengenai moderasi beragama. Jujur saya tidak tahu kenapa sayang diundang malam ini untuk hari di sini, tapi saya harap pidato yang saya buat tadi malam bisa menggerakkan hati para hadirin. Sebagai generasi Z ini kamilah generasi yang akan bertanggung jawab dalam beberapa tahun ke depan atas arah yang akan diambil negara ini untuk menjadi negara yang lebih maju modern sejahtera dan tentunya terkemuka di mata dunia.

Tapi, nilai-nilai apa saja yang harus kita terapkan kepada masyarakat Indonesia agar mimpi-mimpi ini bisa terealisasi?  Pada saat ini kita dalam situasi sulit di mana adanya polarisasi dalam opini masyarakat.  Terlihat jelas bahwa adanya ketidaksepakatan tentang apa yang dibutuhkan negara ini agar bisa benar-benar menjadi kesatuan yang kuat. Dalam satu sisi generasi muda sekarang mempunyai keinginan besar untuk mempromosikan budaya dan identitas bangsa. 

Kami percaya akan pentingnya untuk negara-negara di luar sana melihat potensi keunikan dan kehebatan negara ini.Tapi, di sisi lain sampai detik ini kita semua masih sering berkelahi dan menjatuhkan sama satu sama lain hanya karena perbedaan ras suku dan terutama agama.

Bagi saya pribadi hal tersebut sungguh ironis karena bukankah pasal 1 dari undang-undang PNPS mengatakan bahwa adanya enam agama utama di negara ini,  bukankah itu negara ini Bhineka Tunggal Ika yaitu berbeda tapi satu? Tapi mengapa walaupun dengan pondasi negara yang begitu memeluk perbedaan dan toleransi, tetap saja masih ada konflik. Apa yang membuat agama mampu membuat kita melupakan inti dari identitas bangsa ini?

Sebagai lulusan Psikologi dan sastra Jerman saya dulu memiliki kuriositas terhadap cara berpikir manusia. Oleh karena itu, pengetahuan tersebut saya perdalam dengan mempelajari filosofi. Sampai detik ini saya tidak akan pernah lupa akan apa yang dikatakan oleh salah satu filsafat paling berpengaruh sepanjang yang mengatakan:  Manusia adalah makhluk yang terbatas sedangkan Tuhan adalah sosok yang tidak terbatas.  Oleh karena itu,

bagaimana kita sebagai makhluk yang terbatas merasa mempunyai kemampuan untuk mengerti sesuatu yang jauh diluar kapasitas kita? Bagaimana kita sebagai makhluk yang terbatas bisa memahami esensi dari sesuatu yang tidak terbatas?

Inilah salah satu akar dari masalah yang kita miliki dalam masyarakat Indonesia sekarang. Karena pemahaman yang terbatas dan pemikiran yang tidak kritis, orang-orang terjebak dalam cara berpikir di mana mereka telah memanusiakan Tuhan. Merasa memiliki hak dalam kemauan Tuhan. Merasa tahu pikiran Tuhan dan merasa berhak bertindak atas nama Tuhan.  Inilah yang akhirnya seringkali berubah menjadi sifat radikal.

Dalam perbincangan Saya beberapa waktu lalu dengan Habib Husein Jafar kami berdua sepakat bahwa bahaya yang masyarakat kita alami sekarang adalah mengatasnamakan Tuhan untuk kepentingan pribadi. Menyesatkan generasi penerus bangsa dengan prinsip hidup yang sebenarnya tidak ada dalam kitab suci agama? Kenapa seperti itu? Karena kita kurang membimbing dan memberikan masyarakat yang dibutuhkan agar bisa memahami sebuah ajaran dengan akal kritis.

Sehingga mereka menjadi tersesat dalam cara berpikir mereka dan lupa akan pentingnya menyeimbangi segala ilmu yang dipelajari dan dimiliki dengan nilai-nilai yang ada dalam budaya, sains, ataupun aliran pemikiran lainnya.

Saat saya masih bersekolah dulu, saya diharuskan mempelajari berbagai agama dari segi literatur dan juga filosofi sehingga saya diberikan kesempatan untuk bisa memahami keindahan setiap agama dan sadar bahwa pada akhirnya fungsi terbesar agama adalah satu:  yaitu untuk membimbing kompas moral manusia. Untuk mengingatkan manusia bahwa kita harus memperlakukan satu sama lain dengan hormat, bahwa kita harus bersyukur dan bahwa kita semua harus sadar bahwa waktu kita di dunia ini hanyalah singkat dan terbatas.  Oleh karena itu ingatlah untuk selalu menjadi seseorang yang rendah hati dan siap membantu satu sama lain.

Apa yang harus dilakukan kedepannya agar bisa melawan segala kebohongan yang ada? Apa yang kita bisa lakukan untuk memberdayakan rakyat bangsa ini? Saya rasa jawabannya cukup satu  jelas yaitu: satu, penting sekali kita segera mengingatkan kembali saudara-saudara kita akan indahnya, kayanya, uniknya budaya-budaya yang kita miliki di negara ini. Sejak usia penting kita mengenalkan budaya negara ini tidak hanya di sekolah, tetapi juga melalui media dan semua digital yang ada. Sebuah hal yang krusial untuk disadari bagi generasi muda akan relevannya budaya kita di dunia yang semakin modern. Kedua, ajaran agama yang ada dalam sistem pendidikan harus adil dalam mempresentasikan agama-agama yang ada di negara ini agar orang-orang bisa mengerti sejak usia muda bahwa semua agama itu mengajarkan kebaikan dan tidak seharusnya kita melecehkan dan menyakiti satu sama lain hanya karena sebuah perbedaan.

Ketiga, critical thinking (3X) ajarkanlah adik-adik kita untuk membaca dan mempelajari segala sesuatu dari berbagai sudut pandang.  Biarkanlah Mereka bertanya tumbuhkanlah rasa ingin tahu mereka sehingga mereka tidak mudah dipengaruhi dan dijajah pikirannya dan terakhir:  gunakanlah teknologi yang semakin canggih sebagai alat yang dapat terus menyebarkan nilai-nilai toleransi agar negara ini bisa kembali menjadi Indonesia sejati.

Sebagai penutup Saya ingin membacakan berikut:

Tanpa Pondasi yang kuat tidak akan ada bangsa yang bisa bertahan. Oleh karena itu, ayo kita bersama-sama menjelmakan lambang Garuda di manapun kita berada. Mari kita taat dalam beragama agar menjadi manusia yang bermoral, tapi Mari kita juga merangkul budaya Indonesia untuk membimbing identitas bangsa. Terima kasih salam sejahtera bagi kita semua.


PIDATO versi Youtube 


Silakan yang mau komen...!

Modal 1 Juta Jadi 19 Juta dalam 6 Jam? (Part 2)

Modal 1 Juta Jadi 19 Juta dalam 6 Jam? (Part 2)



Berdasarkan informasi dari Octa Investama bahwa sistem kerja investasi yang ditawarkan adalah sebagai berikut.

SISTEM KERJA

• Dana yang anda titipkan kami investasikan secara online dan terpercaya di indonesia,
• Kami Putar Dananya Di OCTA Trading, Bibit, HSB investasi dan masih banyak lagi dari situ kami mendapatkan ke untungan.

PT OCTA FOREX BROKER
BASIC

• Rp.1.000.000 GET Rp.19.000.000
• Rp.2.000.000 GET Rp.45.000.000
• Rp.3.000.000 GET Rp.60.000.000

SILVER

• Rp.4.000.000 GET Rp.85.000.000
• Rp.5.000.000 GET Rp.120.000.000
• Rp.7.000.000 GET RP.160.000.000

GOLD

• Rp.8.000.000 GET RP.200.000.000
•Rp10.000.000 GET Rp.240.000.000
•Rp15.000.000 GET Rp295.000.000



ATURAN INVESTOR

• Setiap investor cuma bisa join dengan satu nomor rekening, apabila mau join lagi harus menggunakan nomor rekening atau bank lain, atau menunggu bulan berikutnya untuk menggunakan rekening yg sama
• Setiap investor wajib menunggu 5 jam waktu pencairan profit kemenangan setelah sudah transfer dana titipannya
• Pencairan dana kemenangan masuk ke rekening yang di daftarkan.
• Jika kalah dana investor akan kembali 100% tanpa potongan.
• Jika wins dana kemenangan akan di bagi, untuk investor 70% dan untuk kami 30%.



KETERANGAN

• Jika lose jaminan modal kembali 100% ๐Ÿ’ฏ
• Bagi hasil 70% 30%
• Pencairan profit 5 jam setelah transfer
• Dana anda di jamin aman
• kami sudah terdaftar di OJK
• Modal utama kami adalah kepercayaan investor.

KALAU MAU JOIN SILAHKAN DI ISI FORMAT JOIN-NYA PAK.

⬇️⬇️⬇️


Deposit telah ditransfer pada 6 Sempember 2021, pada pukul 11.45 WIB. Nah, setelah kurang lebih 4 jam dari transaksi dapat di wa pihaknya dan mengabarkan bahwa kemenangan di pihak saya. Berikut isi Wa-nya.


Assalamualaikum bosku
Selamat atas kemenangan anda๐Ÿค
Baik sebelum kami melakukan pencairan dana anda,silahkan anda selesaikan dulu pembagian hasil yang 30% untuk perusahaan ya๐Ÿค
Setelah anda menyelesaikan pembagian hasil untuk perusahaan itu paling lambat 5 menit secara otomatis dana Rp. 19,000,000 tidak lebih tidak kurang akan masuk ke rekening anda๐Ÿค
Untuk penyetoran pembagian hasil silahkan masukin di rekening bendahara kami yang atas nama:

BANK/: BCA๐Ÿ’ณ
A/N Rek : ARIYANI JUANA
No Rek : 8220963161
Kode bank: 014

Jadi untuk pembagian hasilnya yang 30% untuk perusahaan itu Rp.5,700,000 ya.
Jangan lupa sertakan bukti penyetoran pembagian hasilnya anda agar kami bisa proses pencairan dana anda secepat mungkin.๐Ÿค
Terima kasih.๐Ÿค

Maka saya jawab: seharusnya tidak ada lagi transfer. Kan, bisa diambilkan di situ. Potong saja. Atau kalau tidak, ambil semuanya. Toh, anda kan sudah untung. Anggap saya yang pinjami anda modal.

Berikut secara lengkap WA percakapan dengan pihak octa investama berupa tangkap layar.












Percakapan yang sangat panjang. Intinya pihak mereka meminta 30 persen bagi hasil sebagai dasar transfer 19 juta. Hahahaha. Logikanya, kan tinggal potong dari situ, atau talangi besaran 30 persennya, beres. Dengan segala cara salah satunya mereka mengirimkan bukti legalitas perusahaan dan SC dari transaksi transfer ke user lain. Tapi, intinya tetap saya ingin modal saya kembali. Sepertinya berat bagi mereka dengan alasan aturan perusahaan untuk mengembalikannya. Ya sudah, tidak apa, semoga Tuhan  mengembalikan uang saya dengan yang lebih berkah dan banyak. Semoga mereka sehat dan panjang umur.

Kalau benar ada pengembalian dari mereka, maka akan ada part 3.












Kartu Kredit Dibobol Orang

Kartu Kredit Dibobol Orang

 



 Saya terkejut ada transaksi booking hotel di Amsterdam padahal tubuh ini ada di Indonesia. Wah, wah. Historinya begini. Beberapa hari yang lalu ada orang mengatasnamakan dari BRI pusat. Salah satu yang saya ingat namanya Dimas Setiawan dengan nomor ID BRI 00170 (mungkin ngarang dia). Nomor yang biasa menghubungi saya tangkap layar. Ini dia nomornya.



Dalam percakapan telepon, dia dan satunya lagi mengabarkan bahwa akan terjadi kenaikan limit kartu kredit. Untuk keperluan itu maka perlu dilakukan cross check data seperti nomor kartu, tanggal kaduluarsa, dan sebagainya. Eh, ternyata beberapa hari kemudian, tepatnya tanggal 6 September 2021 saat saya cek aplikasi di paylater traveloka telah terjadi transaksi booking hotel di Amsterdam. Wah, wah, hebat maling ini. Untungnya beberapa waktu yang lalu saya selamatkan isi saldo di kartu kredit tersebut sehingga sisanya sekitar 1 juta rupiah saja.


Ambil langkah cepat, segera saya hubungi call center BRI di 08001017017. Kebetulan berbicara dengan Galih (operator). Saya meminta untuk dilakukan pemblokiran kartu kredit saya. Ia menyampaikan setelah menunggu selama 1 menit, pemblokiran telah selesai dan permanen. Kartu kredit saya pun tidak bisa digunakan bertransaksi lagi. Alhamdulillah. Untuk mengecek kelanjutannya seperti pergantian kartu baru saya diminta menelpon kembali seminggu setelah hari ini dengan menyebutkan 36547426 sebagai nomor laporan.

Duh, jahat yang dunia digital saat ini. Ini sekedar berbagi pengalaman kepada pemirsa bahwa jika ada yang menelpon mengatasnamana call center abaikan saja karena pihak bank tidak menawarkan kenaikan limit atau apapun apalagi meminta data kartu kredit. Adanya pihak konsumen yang melakukan pengajuan kepada pihak bank. Begitu kira-kira.

Semoga saya mendapatkan ganti dari Sang Mahakaya. Aaamiin. Si Pencuri dipanjangkan umurnya. Aamiin.

Peristiwa ini juga saya laporkan ke: https://patrolisiber.id/

Modal 1 Juta Jadi 19 Juta dalam 6 Jam? (Part 1)

Modal 1 Juta Jadi 19 Juta dalam 6 Jam? (Part 1)


Baru-baru ini, tepatnya tanggal 6 September 2021 pukul 11.00 WIB, saya mendapatkan SMS dari nomor yang tidak dikenal yakni 087815350977 dengan isi pesan: segera ikutan join do layanan octa investama Basic 1 juta hasilnya 19 juta. Silver 4 juta hasilnya 85 juta. Gold 8 juta hasilnya 200 juta. Kunjungi octainvestamafx-id.com. SMS tersebut kemudian saya balas: wah jangan-jangan..?

Kemudian saya coba buka linknya. Saya mendaftarkan diri dengan mengisi form nama, nomor rekening, nama bank, nomor telepon, email, alamat, dan besaran uang titip (istilah sana). Setelah from setelah diisi, ada perintah KIRIM. Saya kirim dan terjadi eror dengan kode 404. Wah, saya berpikir jangan-jangan ini penipuan.

Untuk selanjutnya karena penasaran saya coba WA (karena tersedia no WA-nya). Berikut balasannya sengaja saya SC dan saya tampilkan berurutan.





Perhatikan pihak Octa sangat meyakinkan bahwa perusahaan atau usahanya resmi (mungkin dari bahasa berbadan hukum) atau teregistrasi di badan pengawas keuangan negara. Dari beberapa hal di atas, kita dapat beberapa variabel antara lain: nama perusahaan yakni octa investama, di akun WA ia bernama Octainvestama-broker, profit akan cair 3-6 jam setelah transfer dana, nama dan nomor rekening penerima uang titipan (modal) yakni:

 

๐—ก๐—ฎ๐—บ๐—ฎ ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐—ธ/: ๐—•๐—–๐—”๐Ÿ’ณ

๐—”/๐—ก ๐—ฅ๐—ฒ๐—ธ/: ARIYANI JUANA

๐—ก๐—ผ ๐—ฅ๐—ฒ๐—ธ/: 8220963161

๐—ž๐—ผ๐—ฑ๐—ฒ ๐—•๐—ฎ๐—ป๐—ธ:014

Dan karena saya sangat penasaran, saya mencoba join yang program Basic yakni transfer 1 juta rupiah, dengan harapan setidaknya kalau memang usaha mereka gagal, setidaknya uang modal saya kembali 100 persen (itu janji mereka). Tapi, akan aneh jika baru pertama ikut, kemudian mereka nantinya mengabarkan kalau tidak berhasil. Lebih asem lagi setelah mereka mengabari gagal dan uang modal saya tidak kembali.


Saya menunggu dengan sabar, sampai 6 jam setelah transfer. Walaupun sepertinya tidak masuk akal, saya harus berpikir positif. Semoga yang mengaku perusahaan dengan nama Octa Investama itu bukan jenis genk penipu. 

Sebenarnya sebelum transfer, saya mencoba cari tahu di internet tentang perusahaan tersebut. Ada banyak berita dan aplikasi resminya. Menurut beberapa link di internet Broker forex Octa Investama Berjangka adalah salah satu broker forex yang ada di Indonesia dan sudah terdaftar di Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Sangat cocok untuk kamu yang ingin melakukan aktivitas trader menggunakan broker lokal. Membaca hati sedikit lega. Berarti kalau ada penipuan dari pihak tersebut dapat dilaporkan ke pihak berwenang.

 

BAPPEPTI adalah kependekan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas yang menjadi pembantu Kementerian Perdagangan RI dalam mempertanggung jawabkan pada Menteri Perdagangan RI. Jika menilik tugasnya, Bappepti adalah sebuah badan yang memantau sertaa mengaawasi perdagangan berjangka yang ada di Indonesia. Ini termasuk kripto, emas berjangka, dan forex.

Berikut gambar iklan dari salah satu media digital dengan tangkap layar.


Lega lagi setelah secara runut membaca iklan tersebut. Yah, semoga mereka berhasil usahanya. Eh, kok malah mendoakan mereka berhasil bukan mendoakan uang modal kembali? Ya, karena kalau mereka berhasil saya juga beruntung. Hehehe. Yang dapat saya lakukan sambil menunggu kabar dari mereka adalah mencari tahu banyak-banyak tentang octa investama.

 

Sebagai antisipasi, saya ketemu sebuah blog tentang ciri-ciri investasi bodong dan cara melaporlannya. Blog tersebut adalah:

https://blog.justika.com/pidana-dan-laporan-polisi/terlanjur-kena-investasi-bodong-segera-lakukan-4-langkah-ini/

Menurutnya ada dua ciri yaitu: berbadan hukum tidak jelas, kedua: hasilnya menggiurkan atau fantastis. Tidak masuk akan dengan cara kerja orang normal. Kemudian dilanjutkan dengan cara melaporkannya dengan proses sebagai berikut.

Pertama, mengumpulkan korban sejenis. Cara ini dilakukan untuk menghimpun kekuatan moral dan hukum. Kedua, ajukan hukum perdata. Hukum perdata pada dasarnya merupakan hukum yang mengatur tata cara dan pelaksanaan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan keuangan, perdagangan dan industri, tidak terkecuali dunia investasi. Kasus penipuan investasi ini akan dialihkan ke lembaga arbitrase maupun pengadilan dan diajukan ke pengadilan niaga berdasarkan domisili tergugat. Jika bukti yang terkumpul kuat dan memenuhi syarat, maka perusahaan tersebut dapat diusulkan pailit saat proses pengadilan.

Ketiga, ajukan hukum pidana dengan bukti-bukti yang kuat. Berikutnya, pilih pengacara yang kompeten, dan lakukan tindakan hukum lebih lanjut. Dan jangan lupa diinformasikan kegiatan penipuan tersebut juga melalui media dan viralkan. Ini dilakukan seandainya pihak Octa Investama benar-benar melakukan penipuan. Jika tidak, wajib bersyukur hehehe.

Sambil menunggu kabar dari pihak octa investama, selamat membaca. Kabar tersebut akan dibagikan pada blog ini pada bagian kedua. Terima kasih.


Apakah Corona Sudah Pergi?

Apakah Corona Sudah Pergi?

 


Pemberitaan mengenai virus Covid19 yang mulai melanda Indonesia sejak Maret 2020 lalu lambat laun tidak lagi memonopoli lembar koran atau halaman media digital. Secara khusus tiap hari hanya menampilkan rangkuman dari satgas Covid mengenai angka-angka. Beberapa kasus juga muncul, tapi tidak lagi seheboh utang negara.
Fakta di lapangan juga tidak menjadi perbincangan menengangkan. Beberapa tempat sudah mengabaikan aturan-aturan protokol kesehatan. Ruang publik seperti pasar dan terminal juga mulai melepas masker. Tangan-tangan mulai bersentuhan. Update terakhir 1 Juni Positif: 
1.826.527. Sembuh: 1.674.479. Meninggal: 50.723.
Apakah Corona sudah pergi? Sepertinya banyak orang tidak lagi tertarik membicarakannya. Itu pertanda atmosfer di negeri ini tidak lagi menarik kehadirannya. Mengabaikannya dalam perbincangan ibarat menolak eksistensinya. Syukurlah semoga benar-benar si Corona pergi dengan ikhlas.


Niken Salindry (Nguri-nguri Budaya Jawa)

Niken Salindry (Nguri-nguri Budaya Jawa)

 


Niken Salindry bernama asli Dimas Niken Salindri (DNS).  Lahir di Kediri, 29 Juni 2008. Sejak kecil sudah memulai karirnya sebagai penyanyi. Lebih tepatnya sebagai penyinden. Di masa kecilnya yang gendut mungil itu sudah cinta dengan khasanah budaya nusantara, khususnya kidung, campur sari, kerawitan, dan tembang Jawa. Menggeluti dunia persindenan ini ia mulai sejak usia empat tahun. Ia memilih seni tradisional sebagai hobi. Semua dipelajarinya secara otodidak.

DNS saat ini tinggal di di Jalan Cendana gang 2 RT 15 RW 03, Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Ia sekolah di SDN Burengan 2, Kediri. Benar-benar kecil-kecil pinter cari duit.

Di dunia entertainment, DNS pernah tampil di acara Hitam Putih dan OVJ. Ia juga pernah tampil bareng dengan tokoh-tokoh dalang seperti Ki Siswantoro, Ki Purbo Asmoro, Ki Degleng, Ki Anom Dwijo Kangko, Eko Prisdianto, Minto Darsono, Bayu Aji, Sigit Ariyanto, dan Warseno Slank.

Menurut sang ayah, Erick Kadharisman, DNS sangat cepat mempelajari sesuatu. Kemampuan vokalnya tanpa campur tangan orang lain. Semua murni dari dirinya sendiri. Sedangkan hobi lainnya adalah renang. Menyoal tentang cita-cita, DNS ingin seperti idolanya yaitu Tompi, Soimah, dah Syahrini. Memiliki suara merdu dan rasa percaya diri yang hebat.

Menurut penulis blog ini, DNS adalah salah seorang yang nguri-uri budaya Jawa. Dia adalah sang penghidup, perawat, dan pelestari budaya nusantara, khusunya budaya Jawa. Beberapa tembang yang viral di youtube antara lain: Segoro Ngayogjokarto, Kidung Tulodho, Gatotkoco Mabur, dan sebagainya. Selamat Cah Cilik, teruskan perjuanganmu!

Salah satu videonya:



Selamat Jalan Bapakku

Selamat Jalan Bapakku

 


 

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga termasuk dalam makna doa: "Yaa Ayyatuhan Nafsul Muthmainnah, Irji'i ilaa rabbiki raa dhiyatam mardhiyyah, Fadkhuli fii 'ibadi, wadkhuli janaati" (Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridho dan diridhoi-Nya. Maka masuklah kedalam golongan Hamba-hambaKu. dan masuklah kedalam surga-Ku. (Q.S. Al-Fajr :27-30). Aamiin. Al Fatihah sent.




Telah meninggal Nasirudin bin Tayib bapak dari penulis blog ini pada 23 April selepas azan buka puasa 2021. Hari ini tepat ke hari ke-35. Postingan ini sebagian ada di halaman facebook @sherianto19. Saat kepulangannya pun di hari istimewa, Jumat bahkan di bulan Ramadan. Pulang dengan senyum melekat. Semoga husnul khatimah. Aamiin.

Bagi saya, almarhum adalah pahlawan kecil dalam lingkup keluarga. Pahlawan yang jasanya takkan mampu terbayar lunas melalui bentangan waktu. Pahlawan yang sebenarnya tak meminta apapun selain diingat dan setia menjadi saksi atas seluruh kebaikannya. Dialah sang eppa' (bapak: dalam bahasa Madura).

Sungguh luhur budimu meninggalkan senyum abadi dalam kenangan melipuri lara. Warisan terindahmu adalah senyum bahkan saat terakhir kafan dan tanah menutupmu. Sungguh luar biasa tangis kering kami kau hapus dengan senyum matahari. Aku bersaksi bahwa seluruh kebersamaanku denganmu adalah hanya kebaikan.

Untuk eppa' Nasirudin bin Tayib. Selamat jalan. Padang di alam cahaya dalam kehidupan berikutnya. Aamiin.

Selamat Jalan Sang Kyai

Selamat Jalan Sang Kyai

 


Ketika kyai (ulama) meninggal dunia, maka dicabutlah sumber ilmu dari muka bumi.

 

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga termasuk dalam makna doa: "Yaa Ayyatuhan Nafsul Muthmainnah, Irji'i ilaa rabbiki raa dhiyatam mardhiyyah, Fadkhuli fii 'ibadi, wadkhuli janaati" (Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridho dan diridhoi-Nya. Maka masuklah kedalam golongan Hamba-hambaKu. dan masuklah kedalam surga-Ku. (Q.S. Al-Fajr :27-30). Aamiin. Al Fatihah sent.

Salah satu sumber ilmu itu yaitu KH. Ahmad Muzzammil wafat, Kamis 27 Mei 2021 dini hari.   KH. Ahmad Muzzammil adalah Pengasuh Pondok Pesantren Rohmatul Umam Kretek, Bantul, Yogyakarta. Ia sangat akrab dengan budayawan Emha Ainun Najib (Cak Nun) dan sering bersama-sama menjadi narasumber dalam acara Maiyah.  

Menurut salah satu dosen di Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang, Ustadz Amien Zein, Kiai Muzammil adalah penghubung antara Kiai Tebuireng dan Emha Ainun Najib (Cak Nun).  

Selamat jalan sang Kyai. Padang di alam cahaya dalam kehidupan berikutnya. Aamiin.




Perangko Kembali ke UUD 1945, Keren

Perangko Kembali ke UUD 1945, Keren

 


 

Mari kita jelajahi koleksi perangko Indonesia. Secara umum perangko kita terbagi atas beberapa kategori yaitu perangko: definitif, nondefinitif, istimewa, peringatan, amal, dan prisma. Perangko definitif adalah perangko yang dapat dicetak secara berulang-ulang untuk memenuhi kebutuhan perposan sedangkan perangko nondefinitif tidak dicetak secara berulang, ia dicetak hanya agar pesan dalam perangko tersampaikan.

Perangko istimewa dicetak khusus dan sekali terbit. Ada juga yang dicetak berseri seperti seri bahasa Belanda, seri rumah adat, seri candi dan sebagainya. Berikutnya perangko peringatan. Perangko ini berkaitan dengan peristiwa-peristiwa besar yang dialami bangsa dan tokoh bangsa yang dianggap berpengaruh terhadap kehidupan berbangsa bernegara. Contoh perangko ini seperti seri Sumpah Pemuda, seri Sukarno, Suharto, Kembali ke UUD 1945, dan sebagainya. Terakhir adalah perangko amal. Perangko jenis ini diterbitkan dengan penambahan fungsi penggalangan dana untuk bencana alam, gangguan kesehatan berskala besar, kanker, jantung, dan sebagainya.

Dari beberapa kategori tersebut, ada yang menarik menurut amatan saya yakni perangko dengan judul “Kembali Ke UUD 1945.” Perangko tersebut dicetak karena terjadi situasi politik pada sidang Konstituante 1959. Ketika itu terjadi tarik ulur kepentingan partai politik sehingga gagal menghasilkan UUD yang baru. Pada 5 Juli 1959, Presiden Sukarno kemudian mengeluarkan Dekrit Presiden yang salah satu isinya: kembali memberlakukan UUD 1945 menggantikan UUDS 1950. Perangko “kembali ke UUD 1945” dicetak dalam beberapa pecahan yakni 20, 50, 75, dan 150 sen. Keren POS RI.

 

Allie Sherlock Pengamen Keren

Allie Sherlock Pengamen Keren

 


Perjalanan pengamen masa kini tidak terlepas dari terkoneksinya dengan media online. Sebagai contoh pengamen yang bernama Allie Sherlock. Sejak kecil sudah pandai bermain alat musik terutama gitar. Dengan modal gitar dan suaranya yang bening dan merdu itulah, ia memulai petualangan mengamennya dari pelataran toko dan jalan-jalan di kota Dublin Irlandia. Allie Sherlock kelahiran 7 April 2005, di kota Cork, Irlandia.

Salah satu hasil ngamennya dan sempat dipostingnya tahun 2017 menjadi viral. Namanya lambat laun menjadi terkenal. Saat itu lagu yang dinyanyikannya berjudul Supermarket Flowers yang dipopulerkan Ed Sheeran.

Hingga saat ini, ia tetap konsisten mengamen sambil mengajak teman-temannya ngamen bersama. Ia juga mengajak para pemusik di kotanya. Makin besarlah ia dan makin besar namanya.

Membaca sejarah perjuangan mengamennya jadi teringat lagu Iwan Fals yang berjudul Sore Tugu Pancoran. Ada satu paragraf lirik yang berisi:

 

Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu

Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu

Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu

Dipaksa pecahkan karang lemah jarimu terkepal

 

Allie Sherlock, anak kecil itu telah mencari uang sendiri hinnga kini. Dengan kemampuan yang ia miliki, dengan suara emas dan kemampuan bermain gitarnya, dengan kecantikannya pula, percaya dirinya full charge menghipnotis penontonnya.

Berikut salah satu video yang viral ketika ia berusia 14 tahun. 



Cakap Digital Bukan Cakap Digatal

Cakap Digital Bukan Cakap Digatal

 


Tepat pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2021, presiden Republik Indonesia meluncurkan prorgam Literasi Digital Nasional (LDN). Bapak Presiden Jokowi menyampaikan bahwa “Literasi digital adalah kerja besar. Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, perlu mendapatkan dukungan seluruh komponen bangsa,” dalam sambutannya secara virtual saat meluncurkan di Jakarta, Kamis (20/5/2021).

Presiden juga memberikan apresiasi kepada 110 lembaga dan berbagai komunitas yang terlibat dalam Program Literasi Digital Nasional. Program ini, ujar Presiden, harus terus menggelinding, membesar, dan mendorong berbagai inisiatif komponen bangsa di berbagai tempat lain.

“Saya harap gerakan ini menggelinding dan terus membesar, bisa mendorong berbagai inisiatif di tempat lain melakukan kerja-kerja konkret di tengah masyarakat agar semakin cakap memanfaatkan internet untuk kegiatan edukatif dan produktif.”

Peluncuran Program Literasi Digital Nasional pada Kamis ini dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Infromatika Johnny G. Plate, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim. Peluncuran ini juga menandai pelaksanaan kelas digital secara simultan di 514 kabupaten dan kota di 34 provinsi.

Bapak Nadiem Makarim menyampaikan bahwa dengan peluncuran dan diterapkannya Literasi Digital Nasional akan mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan. Ia juga menyampaikan ada 4 pilar pelaksanaan LDN yaitu keamanan digital, keterampilan digital, etika digital, dan budaya digital. Keempat pilar tersebut dapat menciptakan atmosfer kebangkitan nasional. Bangkit dari keterpurukan, bangkit cakap dalam perkembangan teknologi, bangkit berarti belajar dengan bahagia dan merdeka.





Semangat Kebangkitan Nasional ala Haikal (Air Mata Pertiwi)

Semangat Kebangkitan Nasional ala Haikal (Air Mata Pertiwi)


M. Haikal Nur Wahyu adalah siswa Kelas 3 di SDN Pangarangan 3 Sumenep. Bertepatan dengan momen Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2021, ia dinobatkan sebagai juara 1 Lomba Baca Puisi Inspirasi tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Penerbit Erlangga dengan puisi berjudul Air Mata Pertiwi karya Andilala.

 Ia juga pernah menjuarai beberapa event lomba lukis dan fashion pada tahun-tahun sebelumnya. Selamat ananda Haikal, kami Pangga (Pangarangan Tiga) Bangga Padamu. Anak bangsa yang peka terhadap jeritan kebangkitan ruh kebangsaan.



Ingin tahu isi puisi yang dibacakannya? Silakan simak  secara langsung video di atas. #panggabikinbangga

 

Kalender Penuh HBN dan HBI

Kalender Penuh HBN dan HBI

Ada sekitar 120 lebih hari nasional dan hari internasional yang ada dalam kalender Masehi manusia bumi. Di antara sekian hari itu ada yang dijadikan hari libur nasional bahkan cuti bersama. Sepertinya saya, dan mungkin orang lain sangat senang banyak hari libur, tapi tentu dengan catatan tidak jatuh pada hari Minggu.

Tidak anak-anak atau orang tua sungguh senang dengan warna merah pada kalender yang selain hari Minggu. Mungkin pemerintah bisa menyerap inspirasi dari masyarakat tanggal berapa lagi dan bulan apa yang bisa dijadikan hari besar nasional yang belum ada pada kalender. Hitung-hitung menambah hari libur.

Perhatian sederet tanggal yang menjadi hari nasional dan internasional berikut.


Apa lagi yang belum ada? Mari masukkan.










Peradaban Bersosial Media Indonesia Ibarat Rujak Berkaret Dua

Peradaban Bersosial Media Indonesia Ibarat Rujak Berkaret Dua

 



Netizen Indonesia kalau merujak omongan di sosial media ibarat rujak berkaret dua, sangat pueddes!!! Itulah yang kemudian menghasilkan data survey microsoft bahwa ranking peradaban netizen Indonesia dalam berkomunikasi di sosial media berada pada peringkat 29 se-Asia Tenggara, Katanya.

Itulah yang dirilis Microsoft berupa Indeks Keberadaban Digital (IKD) atau Digital Civility Index (DCI). Dalam survey tersebut ditunjukkan bahwa tingkat keberadaban pengguna internet atau netizen sepanjang tahun 2020 pada 16.000 responden di 32 negara pada tahun 2020 menunjukkan bahwa Indonesia ada di peringkat terbawah kedua dari 32 negara. Peringkat beradab tertinggi diraih oleh negara Singapura sedangkan peringkat pertama di dunia adalah Netherland.

Perilaku beradab yang dimaksud dalam laporan tersebut terkait dengan perilaku berselancar internet dan penggunaan aplikasi media sosial. Termasuk pula risiko terjadinya penyebarluasan berita bohong/hoaks, ujaran kebencian, atau hate speech, diskriminasi, misogini, cyberbullying, trolling atau tindakan yang sengaja untuk memancing kemarahan, micro-aggression atau tindakan pelecehan terhadap kelompok tertentu (kelompok etnis atau agama tertentu, perempuan, kelompok difabel, kelompok LGBTQ dan lainnya) hingga ke penipuan, doxing atau pengumpulan data pribadi untuk disebarluaskan di dunia maya guna mengganggu atau merusak citra seseorang hingga rekrutmen kegiatan radikal dan teror, serta pornografi.

Yang menarik survei ini mendapati bahwa netizen yang dinilai ikut mendorong anjloknya tingkat keberadaban adalah orang dewasa berusia di atas 18 tahun. Tercatat bahwa kelompok usia dewasa tersebut mencapai skor +16. Mengingat jumlah pengguna internet di Indonesia yang mencapai lebih dari 202 juta orang angka tersebut tentu sangat mencemaskan.

Microsoft juga mencatat keinginan 59 persen netizen agar perusahaan media sosial ikut memperbaiki tingkat keberadaban dengan berbagai cara. Sementara pihak yang berharap pemulihan dilakukan oleh pemerintah mencapai 48 persen, oleh institusi pendidikan 46 persen, dan oleh institusi keagamaan 41 persen. Bagaimana menurut anda?

Hati-Hati Jadi Korban Gaslighting

Hati-Hati Jadi Korban Gaslighting


Gaslighting secara harfiah dimaknai sebagai bentuk manipulasi baik secara lisan atau perilaku yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain. Pelaku gaslighting bertujuan untuk mengontrol orang lain. Orang yang dikontrol atau korban dapat dihipnotis sehingga tidak lagi meyakini sesuatu yang dimilikinya. Dampaknya orang yang dikendalikan dapat dengan mudah patuh dengan sukarela bahkan siap membela secara fisik dan nonfisik untuk mencapai tujuan orang yang mengontrolnya. 

Sungguh luar biasa gerakan ini. Orang yang awalnya bertuhan esa dapat dapat dibelokkan. Korban dpaat berubah secara drastis secara mental. 

Inilah yang zaman ini dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kemampuan gaslighting ini. Kemampuan ini dapat dengan mudah diwadahi oleh organisasi atau kelompok. Dapat pula dilakukan melalui media. Media secara efektif mampu meningkatkan kekuatan gerakan ini.

Perilaku dan gerakan tersebut sangat berbahaya jika dilakukan oleh pejabat negara atau dalam dunia politik. Fakta dapat saja berupa menjadi fiksi. Teknisnya cukup sederhana yaitu dengan membuat kebohongan beribu kali setiap saat. Kebohongan yang dilakukan berkali-kali dapat menjadi sebuah kebenaran yang dipercaya publik.

Apakah gaslighting ada obatnya? Obatnya sederhana. Hanya berpikir sehat dan berperilaku waras. Itu saja. Pasti terhindar menjadi korban gerakan ini.

Magnet Uang

Magnet Uang


Masa pandemi yang berkepanjangan membuat bermacam gagasan muncul di media. Salah satunya yang muncul di youtube. 

Bisa kita beri judul sebagai Magnet Uang dengan melibatkan Tuhan. Seorang pemandu teknis membimbing puluhan peserta di sebuah tempat khusus untuk melakukan afirmasi dan gerakan gerakan tangan dan anggota badan lainnya.

Berikut afirmasi yang harus dilakukan peserta. 


SayaNya cinta uangNya

UangNya cinta sayaNya

SayaNya magnet uangNya

UangNya magnet sayaNya

SayaNya bersyukur selalu datang uangNya melimpah deras kepada sayaNya dengan mudah dan cepat

Terima kasih uangNya sudah datang kepada sayaNya 100 jutaNya setiap bulanNya mudah dan cepat.


Afirmasi atau boleh kita sebut mantra kemudian diikuti dengan teknis berikut dan dilakukan bersama-sama serentak.

Setiap kalimat dalam afirmasi tersebut ditutup dengan mengedipkan mata sebagai tanda titik. Menarik nafas dengan gerakan kedua tangan seolah mengambil energi dan melepas nafas dengan gerakan tangan memindah energinya ke tulisan pada afirmasi. Bagian akhir membayangkan semua afirmasi terjadi.

Ada ada saja, tapi patut diapresiasi baik. Masih melibatkan Tuhan karena ada beberapa pendapat, penggunaan afirmasi dan imajinasi yang tidak melibatkan Tuhan di dalamnya sama dengan sihir.

Siapakah Di Balik Lia Lestari?

Siapakah Di Balik Lia Lestari?



Ada sebuah channel youtube yang sedang viral. Lia Lestari's Journey, namanya. Channel tersebut berisi konten aktual berdasarkan fakta-fakta yang dimilikinya. Lugas dan mudah dipahami. Banyak isi konten tersebut tidak diajarkan pada sekolah formal sebagai bagian dari pengetahuan umum atau bahkan sejarah.

Lia Lestari, perempuan muda, berani, dan cerdas. Sebagai pemudi dengan pengetahuan yang luas serta berani menyampaikan fakta apa adanya dengan cara yang cerdas. Siapakah sebenarnya Lia Lestari pemilik channel Lia Lestari's Journey? Apakah konten yang ia sampaikan benar-benar kreativitasnya? Ataukah ada orang super di balik namanya?

Entah ia sendiri atau ada orang di belakangnya, itu tak penting. Yang terutama penting adalah konten yang disampaikannya. Beberapa contoh konten yang disampaikannya antara lain: tentang siapa sebenarnya CIA, tentang penagihan janji Sabdo Palon, tentang jaringan teroris, tentang agenda elit global dan siapa saja mereka, dan sebagainya. Termasuk pembahasan tentang kasus-kasus yang saat ini sedang dalam proses hukum.

Berdasarkan pengakuannya, ada banyak pesan yang masuk melalui media sosial Lia Lestari. Beberapa pesan menganggap dirinya ngibul, beberapa yang lain mengecam dan mengancam, beberapa lagi ada yang menganggap dirinya bagian konspirasi. Ada juga yang mengajak bergabung memperkuat kumpulan orang-orang yang anti pemerintah.

Lia Lestari sungguh memiliki keberanian berpikir logis dan paham akan resikonya. Tentu gerakan tersebut perlu dukungan masyarakat pengguna media yang mempunyai kewarasan penuh. Tidak sekedar nyinyir tanpa dasar yang jelas. Bahkan secar khusus ia menjawab bahwa gerakan anti pemerintah yang dalam bentuk teror saat ini adalah cara yang receh yang sering dilakukan dari zaman ke zaman sejak abad ke-18. Muda, tapi memiliki pemikiran yang luas.

Pada akun Picuki, ia menulis bahwa pemerintah harus berhati-hati. Ada gerakan masif untuk menghimpun kekuatan dari kelompok tertentu dengan menggunakan orang-orang ‘bodoh’ untuk menyerang negara; mengancam keutuhan NKRI. Mereka sengaja menggunakan jasa orang-orang tersebut karena mereka awan tentang literasi. Mereka berpotensi memiliki sumbu pendek dan sangat berguna dalam gerakan massa. Dengan sumbu pendek tersebut mereka sangat mudah dihipnotis menjadi robot. Dengan jualan agama dan pernak-pernik agamis yang memukau sangat ampuh meremot mereka dari mana pun.

Ada beberapa kata kunci dari banyak konten yang ia sampaikan antara lain: balkanisasi nuswantara, gaslighting, propaganda revolusi akhlak bela agama, stereotip, hipnotis, produksi kekacauan, strategi sarang lebah, dagangan agama, dan kedok jubah suci.

Dari beberapa kata kunci tersebut ada dua hal menarik. pertama, balkanisasi nuswantara. Yang dimaksud kata kunci tersebut adalah ada agenda besar bahwa nuswantara (nusantara, Indonesia) akan dibagi menjadi delapan negara kecil. Yang menjadi target adalah: Timor-Timur (sudah lolos agenda), Aceh, Papua Barat, Kalimantan Timur, Maluku, dan sebagainya. Sisanya tetap Indonesia. Itulah agenda besar elit global yang harus pemerintah perhatikan, tidak sekedar sibuk dengan urusan dalam negeri.

Kedua, gaslighting. Istilah tersebut saat ini terjadi di banyak tempat dan dilakukan oleh siapapun, baik melalui media atau secara langsung. Apa itu gaslighting? Gaslighting adalah cara memanipulasi pikiran. Contoh sederhananya adalah kebohongan yang dilakukan seribu kali dan berulang-ulang akan dianggap kebenaran. Itulah yang terjadi sekarang di banyak media. Sangat mudah membalik opini publik terlebih jika dibantu oleh organisasi media.

Obat mujarab yang disarankan adalah berpikir waras, berlogika sehat, dan kemudian bertindak sesuai kewarasan tersebut. Itu saja.

Pak Cemplon Manggoloyuda

Pak Cemplon Manggoloyuda

 


 

Seorang penjual di tanah kaki lima yang luar biasa. Pengunjungnya begitu banyak. Ia dikerubungi massa yang awalnya menonton leluconnya. Saking hebatnya bermain harga, yang dalam beberapa detik saja harga berubah dan murah secara akal jika dibandingkan dengan harga di pasar normal, pengunjung akhirnya tertarik membeli walaupun pada awalnya tidak ada niatan berbelanja.

Nama Pak Cemplon viral di youtube sebagai pedagang yang lucu dalam lawakan berbahasa Jawanya. Ia bias menciptakan harga yang fantastis. Dari harga awal missal satu juta, bias ia turunkan hingga sepuluh ribu. Ia benar-benar tuhan bagi barang dagangannya yang bebas mencetak harga. Tentu harga tersebut berdasarkan harga lebih tinggi sedikit dari harga kulaknya.

Pria berkumis yang sumringah itu selain berjualan, ia juga sering memberikan joke-joke yang nasionalis seperti Pancasila dan lagu-lagu wajib nasional. Pengunjung yang hafal Pancasila atau lagu tersebut ia beri hadiah gantungan kunci atau uang lima ribu rupiah. Dengan harga yang minim dari semua dagangannya tersebut ia sengaja bersedekah. Membuat orang gembira merupakan salah satu kredo berdagangnya. Sungguh luar biasa.

Pak Cemplong juga menunjukkan bahwa dirinya orang yang setia. Ia selalu menyebut dan memperkenalkan isteri dan anak-anaknya. Ia menunjukkan foto mereka kepada pengunjung. Ia selalu menyebut nama isterinya: Sumiati.

Nama sebenarnya Pak Cemplon adalah Lasono, 56 tahun, warga Dukuh Sendang, Desa Jetis, Kecamatan Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah.

“Mangewu..! ji, ro, lu, pat, mo, nem, tu, wolu, sanga, sepuluh. Mangewu!” (lima ribu, satu, dua, tiga, empat dan seterusnya). Itulah celotehnya dalam berjualan. Untuk dapat melihat aksinya dapat pembaca telusur di aplikasi youtube dengan mengetikkan nama Pak Cemplon.

Stream of Consciousness (SOC) Putu Wijaya dalam Berkarya

Stream of Consciousness (SOC) Putu Wijaya dalam Berkarya

 


Putu Wijaya kecil pernah dimarahi gurunya lantaran menulis tentang musim semi saat ditugaskan untuk mengarang di sekolah. Sang guru menganggap di Indonesia tidak ada musim semi, dan menilai Putu Wijaya terlalu jauh berkhayal. “Pada saat itu saya diam saja, saya tidak berani melawan karena dia guru,” begitu kata Putu Wijaya ketika menceritakan sepotong kisah masa kecilnya.

“Saya membaca apa saja, saya juga membaca koran nasional Star Weekly yang diberikan kakak saya, di dalamnya ada cerita pendek, cerita bersambung, cerita detektif, dan cerita silat,” begitu kata Putu Wijaya menambahkan.

Dari kegemaran membaca sejak kecil, memunculkan keinginan untuk menulis dan menghasilkan buku seperti apa yang dibacanya. Kemudian proses kreatif Putu Wijaya berkembang, sehingga dirinya ingin sekali menulis dengan caranya sendiri, yang orang lain tidak suka, menulis berdasarkan keinginannya yang paling jujur. Dari hal tersebut kemudian Putu Wijaya menuliskan sesuatu "semaunya" sendiri, sesuatu yang berdasarkan pengalamannya sendiri. Awalnya Putu Wijaya tidak mendapat dukungan, mengingat orang tua di zaman dulu tidak merasa bahwa kesenian sesuatu yang bisa memberikan janji kesejahteraan dahulu masyarakatnya masih beranggapan kesenian hanyalah sambilan.

Menulis "semaunya" merupakan pengakuan jujur kepada diri sendiri yang tidak dimiliki orang lain. Menulis semaunya tentang pengalaman pribadi yang konyol tentu menjadi sesuatu yang khas jika dibaca orang lain. Kemudian dari tahap itu, pencarian Putu Wijaya makin berkembang dan tidak lagi menuliskan hal-hal yang bersifat pribadi, tetapi menulis tentang lingkungan di sekitarnya. Kemudian lebih berjarak lagi dengan menuliskan tentang orang lain, menuliskan tentang isu-isu terhangat dari berita yang diendapkan sehingga menjadi sebuah tulisan fiksi yang bisa diterima banyak orang. Sampai pada akhirnya Putu Wijaya menemukan gaya kepenulisannya sendiri.

Putu Wijaya menilai perkembangan sastra di Indonesia saat ini sangat baik. Hanya saja kadar sastra dalam sebuah karya sastra kini malah menjadi berkurang. Menurutnya ada beberapa hal yang menyebabkan hal tersebut, yang pertama adalah makin banyaknya penerbitan. Dulu buku yang akan diterbitkan melalui seleksi ketat. Sekarang sesuatu yang diterbitkan bukan jaminan bahwa isinya bagus.

Yang kedua, Putu Wijaya juga menangkap adanya kecenderungan penulis pemula yang menulis dengan tujuan untuk menjadi kaya terdorong menulis sesuatu yang lebih pop, yang dirasa lebih book seller sehingga membuyarkan konsentrasi dan mengarahkan mereka untuk menulis yang lain.

Gejala-gejala ini menurut Putu Wijaya merupakan ekses dari pelajaran sastra yang tidak diperhatikan di sekolah, dibuang dan dianggap tidak penting. Padahal pelajaran mengarang, bahasa, dan sastra di sekolah sangat penting untuk mendidik orang agar mampu menata pikirannya, karena sastra bukan hanya perkara berkhayal, melainkan juga membuat perhitungan, membuat strategi, dan berakal.

Selain dikenal sebagai sastrawan yang mencipta banyak tulisan fiksi, baik novel maupun cerpen, Putu Wijaya juga dikenal sebagai pendiri sekaligus sutradara Teater Mandiri yang mengusung konsep “bertolak dari yang ada”. Konsep ini merupakan formula dalam berkesenian yang menuntut setiap individu untuk berpikir lebih kreatif.

Putu Wijaya juga telah melanglang buana ke Prancis (1974), Jerman (1985), Amerika, Jepang (2001) untuk mengusung misi kesenian yang ia yakini sebagai kredo. Juga pernah mengajar di Amerika Serikat dalam rentang tahun 1985-1988.

Di samping itu, Putu juga menjadi sutradara film dan sinetron serta menulis skenario sinetron. Film yang disutradarainya ialah film Cas Cis Cus, Zig Zag, dan Plong. Sinetron yang disutradarainya ialah Dukun Palsu, PAS, None, Warteg, dan Jari-Jari. Skenario yang ditulisnya ialah Perawan Desa, Kembang Kertas, serta Ramadhan dan Ramona. Ketiga skenario itu memenangkan Piala Citra.

Sejumlah karyanya, baik drama, cerpen, maupun novel, telah diterjemahkan ke dalam bahasa asing, antara lain bahasa Inggris, Belanda, Prancis, Jerman, Jepang, Arab, dan Thailand. Gaya Putu menulis novel tidak berbeda jauh dengan gayanya menulis drama. Seperti dalam karya dramanya, dalam novelnya pun ia cenderung mempergunakan gaya objektif dalam pusat pengisahan dan gaya stream of consciousness dalam pengungkapannya.
Putu berani mengungkapkan kenyataan hidup.

Stream of Consciousness (SOC) dalam dunia kepenulisan adalah sebuah jenis penulisan narasi yang menggambarkan perasaan dari tokoh. Dengan kata lain SOC adalah narasi yang menyajikan isi hati atau pembicaraan si tokoh tersebut dengan dirinya sendiri. SOC bisa juga disebut Inner Monologue. Ia sengaja menggunakan gaya tersebut agar lebih dekat kepada pembaca. Setidaknya ada proses komtemplasi menanyakan kembali sisi kemanusiaan yang masih tersisa.

Seperti dalam banyak karyanya, Putu juga lebih dekat dengan lingkungan orang-orang Islam. Begitu dekatnya sehingga pada tahun 1977, Putu bersaksi sebagai seorang muslim dengan melangsungkan pernikahannya bersama Renny Djadjoesman. Dalam pernikahan kali itu, Putu memberikan mahar berupa rangkaian puisi dan surat cinta yang indah dan puitis.

“Buat saya satu sensasi indah yang mengagumkan. Waktu itulah saya mulai merasakan nikmat anugerah-Nya walau hanya dari segelas teh manis di saat buka.” Komentarnya ketika selalu ikut-ikutan berpuasa sebagai bentuk solidaritas sebelum benar-benar Muslim.

Kini, akibat kelainan pembuluh darah pada sistem saraf pusat yang dideritanya pada tahun 2012, Putu masih harus menjalani fisioterapi karena terdapat pendarahan di batang otak sehingga tangannya sulit digerakkan. Sebagai penulis, penyakit itu membuatnya menjadi samurai tanpa pedang. Ia menjadi penulis yang tak bisa menggerakkan tangan untuk menulis. Pun begitu, ia masih terus aktif berkarya dengan cara mendiktekan kalimat-kalimat kepada istri atau anaknya yang kemudian diketik oleh mereka.

Ia juga masih terus menjalankan puasa di tengah perjuangan melawan penyakit dan okupasi. Selama dua jam selama tiga hari dalam seminggu ia datang ke Siloam Hospital Karawaci untuk berlatih. Ia memindahkan tabung-tabung kecil dari lubang asal ke lubang lainnya. Terkadang, Putu juga melakukan perenggangan dengan berjalan mondar mandir. Baginya, ibadah bukan menjadi bagian terpisah, melainkan harus melekat dalam diri.

Hidup Adalah Perjalanan Panjang yang Tak Ada Titiknya
Semakin tua usia seseorang, Putu Wijaya menyadari masih banyak yang belum dilakukannya. Bahkan dirinya menganggap pesan yang ingin disampaikan kepada orang lain melalui berbagai karya sastra yang telah diciptakannya tidak sampai dengan utuh. Selain menjadi persoalan, hal tersebut oleh Putu Wijaya juga disyukuri dan dijadikan sebagai pelecut semangat dalam diri untuk terus produktif di jalan kesenian.

Walaupun dengan segudang prestasi dan penghargaan yang diterimanya, baik penghargaan dalam dan luar negeri, bahkan gelarnya sebagai si peneror mental karena gaya menulisnya yang Stream of Consciousness (SOC), doctor honoris causa, titel insinyur yang tak pernah dipakai dalam berkesenian, dan dengan semua pengalamannya yang luar biasa, ia anggap belum utuh pesannya tersampaikan dalam karyanya. Kemungkinan saluran mampet tersebut akibat dari beberapa karyanya sangat absurd sehingga sulit dicerna oleh nalar pembaca umum. Atau bisa saja alur pikir pembacanya yang mampet.

Bagi Putu Wijaya segala kesalahan dan kegagalan yang terjadi merupakan peluang untuk melangkah lebih jauh. Karena di dalam pencarian yang tidak tuntas sesungguhnya terdapat hikmah agar manusia terus mencari. Hidup adalah pencarian yang tak pernah selesai; ketika sampai pada satu titik, manusia akan dihadapkan pada titik yang lain, begitu seterusnya hingga manusia menyadari bahwa apa yang dicari sesungguhnya tidak ada.

Pernah beberapa kali di tahun 1994 ketika Putu merampungkan Sinetron PAS dan Dukun Palsu, penulis berkorespondensi. Ada beberapa hal yang ia sampaikan antara lain: “Mengarang adalah pekerjaan, menguasai teknik adalah buah berlatih menulis terus menerus; punya perhatian itu artinya punya bakat, tapi bakat saja tidak cukup; perjuangan yang paling berat adalah diri sendiri, dan sebagainya. Selain sebagai penulis piawai, ia juga motivator yang ulung. Pesannya diterima di hati dan menjadi semangat berkarya hingga sekarang. Ia mengakhiri motivasinya dengan menyatakan “hidup adalah perjalanan panjang yang tak ada titiknya.

 

Penulis: S. Herianto

Bahan dari berbagai sumber termasuk tulisan Putu Wijaya kepada penulis.