Tidak Salah kau Menyatakan Cinta?

Tidak Salah kau Menyatakan Cinta?

 


Tidak Salah kau Menyatakan Cinta? Aku bertanya kepadamu. Menurutku kamu menyatakan cinta asal saja. Mungkin untuk menutupi ruang sempit di tepi hatimu. Orang cinta tidak begitu. Orang cinta memiliki kepekaan tajam apalagi engkau banyak tahu keadaan sebenarku. Engkau tahu betul sedih senangku, susah ceriaku, sempit longgarku, sakit sehatku, kurang cukupku, bahkan engkau tahu apa yang kurasakan. Aku banyak bercerita tanpa kau bertanya. Setidaknya engkau banyak tahu tentangku.

Makin lama kupikir, sepertinya itu bukan cinta. Sepertinya sekedar kata tak bermakna saja. Orang cinta tidak seperti itu. Orang cinta tahu betul apa yang harus dilakukan untuk orang yang dicintainya. Orang cinta tak akan bertanya, tapi melakukan yang terbaik untuk merawat cintanya. Orang cinta tak perlu ba bi bu bahkan tak perlu berpikir dua tiga kali untuk menunjukkan cintanya. Orang cinta itu memberikan pengorbanan yang terbaik, tidak dalam berhitung untung rugi atau seberapa banyak telah dibaktikan. Orang cinta itu tak perlu kata ‘tolong aku,’ tapi segera bertindak sebelum permintaan tolong diucapkan. Lebih-lebih ketika yang engkau cintai sampai tercetus kata ‘tolong aku,’ tapi engkau tidak menolongnya (bahkan setelah tahu semua kepiluannya) engkau tak menolongnya, bukankah itu bukan cinta? Bukankah engkau hanya menonton dari jauh kejatuhan orang yang engkau cintai? Itukah cinta? Engkau telah menyaksikan drama kehidupan dalam senyum sinismu.

Hey, jika seseorang hadir dan kau anggap kekasih, tidak seharusnya begitu memperlakukannya. Apakah engkau tidak merasa bahwa sesungguhnya ia sangat menilai? Jika kehadiran seseorang terlanjur berada dalam hidupmu, tapi tidak seperti yang kauinginkan, jangan berlindung dalam kata cinta. Engkau telah merusak keharuman bunga. Engkau telah meracuni pohon kehidupan. Engkau telah memenggal kepalanya dengan senyuman termanis.

Jika seseorang yang kaucintai, lebih dari sekedar yang kauinginkan, pasti ia tak semenderita ini. Ia akan memanjakanmu, memuliakanmu, dan memenuhi seluruh kehausanmu tentang dunia. Sadarlah, engkau tidak dalam rasa cinta itu. Itu ilusimu. Engkau sedang menonton episode sinetron kehidupan dengan secangkir teh hangat dan kerupuk udang.

Jangan bawa-bawa Tuhan untuk melegalkan cintamu. Kau tidak akan pernah dapat keuntungan dari cinta yang kaumaknai sendiri. Engkau tidak akan dapat apa-apa selain cinta yang pahami. Kau hanya penonton, bukan supporter. Kau ada pada garis luar pertunjukan, jadi jangan bawa-bawa hal yang mendalam di luar jangkauanmu.

Ketahuilah, tangisan itu bukan pura-pura, tapi cinta itulah yang pura-pura. Cinta yang benar, menghapus air mata, bukan menambah banjir air mata. Cinta yang benar, segera merangkul, bukan menunggu teriakan tolong dan tangisan. Cinta yang benar, ada dan nyata, bukan ilusi.


#cintapalsu #cinta #kw2

@cinta