Perjalanan dan Makna Tema HUT RI dari Tahun 2005-2021

Perjalanan dan Makna Tema HUT RI dari Tahun 2005-2021

 


Logo dan tema Hari Ulang Tahun Kemerdekaan (HUT) Republik Indonesia (RI) dirancang dan dibuat oleh Kementerian Sekretariat Negara. Tema dirancang dan dibuat disesuaikan dengan tujuan negara dan situasi serta kondisi yang melatarbelakangi perjalanan kepemerintahan. Ada yang berlatar belakang Asean, imbauan politis, imbauan persatuan dan kesatuan, peningkatan ekonomi negara, reformasi, dan etos kerja. Berikut beberapa tema HUT RI dari tahu 2005 hingga 2021 sejak dua periode pemerintah presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo serta sedikit review sederhana tentang tema tersebut.

Senin, 17 Agustus 2005 HUT Ke-60 RI (masa presiden Susilo Bambang Yudhoyono)

Dengan Semangat Proklamasi 1945, Kita Perkokoh Persatuan Dan Kebersamaan, Menuju Indonesia yang Aman, Adil, Demokratis, dan Sejahtera. Tema ini ada banyak latar belakang peristiwa seperti ledakan bom di Ambon, insiden penembakan di perbatasan Timor Timur, perubahan status darurat sipil di Aceh menjadi tertib sipi, dan sebagainya sehingga temanya focus pada memperkokoj persatuan dan kebersamaan.

Kamis, 17 Agustus 2006 HUT ke-61

Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Tingkatkan Rasa Kebangsaan dan Kebersamaan untuk Membangun Indonesia yang Bersatu, Aman, Adil, Demokratis, dan Sejahtera. Lahir tema ini masih dilatarbelakangi insiden di perbatasan Timor Timur, insiden di Papua, ledakan bom di Poso, terjadi penarikan dubes Indonesia dari Australia sehubungan dengan kasus di Papua, demonstrasi buruh menolak UU ketenagakerjaan, peradilan kasus pembunuhan Munir, kerusuhan di Dili yang menewaskan banyak nyawa, tewasnya Nurdin M. Top, demonstrasi penolakan RUU APP, ledakan bom di restoran A&W Jakarta, dan sebagainya sehingg focus pada tahun tersebut masih senada dengan tahun sebelumnya.

Jum'at, 17 Agustus 2007 HUT ke-62

Dengan Semangat Persatuan dan Etos Kerja, Kita Percepat Pertumbuhan Ekonomi dan Penanggulangan Kemiskinan untuk Mewujudkan Keadilan dan Kesejahteraan Bagi Rakyat Indonesia. Tema ini dilatarbelakangi oleh seruan Hizbut Tahrir untuk membentuk kekhalifafan, persidangan Jamaah Islamiyah, sengketa tanah antara militer dengan petani, demonstrasi atas lonjakan harga BBM, rusaknya hutan dan lahan pertanian, dan sebagainya sehingga semangat persatuan tetap masuk menjadi tema ditambah dengan harapan keadilan dan kesejahteraan.

Minggu, 17 Agustus 2008 HUT Ke-63 RI

Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Lanjutkan Pembangunan Ekonomi Menuju Peningkatan Kesejahteraan Rakyat, serta Kita Perkuat Ketahanan Nasional Menghadapi Tantangan Global. Peristiwa yang melatarbelakangi tema ini antara lain: insiden Monas, PON, eksekusi pelaku bom Bali, dan sebagainya.

Senin, 17 Agustus 2009 HUT Ke-64 RI

Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Tingkatkan Kedewasaan Kehidupan Berpolitik dan Berdemokrasi serta Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia yang Bersatu, Aman, Adil, Demokratis, dan Sejahtera. Beberapa peristiwa yang melatarbelakangi antara lain: pemilu anggota legislatif, pemilu presiden, ledakan bom di hotel JW Marriot, dan sebagainya sehingga kata ‘aman’ dan ‘bersatu’ sambil memulihkan ekonomi menjadi dasar tema tahun tersebut.

Selasa, 17 Agustus 2010 HUT Ke-65 RI

Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945. Kita Sukseskan Reformasi Gelombang Kedua, untuk Terwujudnya Kehidupan Berbangsa yang Makin Sejahtera, Makin Demokratis, dan Makin Berkeadilan. Peristiwa penting yang melatarbelakangi antara lain: kerusuhan di Koja, sensus penduduk, meletusnya gunung Merapi, kunjungan Presiden AS Barack Obama dan isterinya Michelle Obama, dan sebagainya.

Rabu, 17 Agustus 2011 HUT Ke-66 RI

Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Tingkatkan Kesadaran Hidup dalam ke-Bhinneka-an untuk Kokohkan Persatuan NKRI, Kita Sukseskan Kepemimpinan Indonesia dalam Forum ASEAN untuk Kokohkan Solidaritas ASEAN. Peristiwa penting yang melatarbelakangi antara lain: pembakaran tiga gereja, ledakan bom di masjid mapolres  Cirebon, dan sebagainya.

 

Jumat, 17 Agustus 2012 HUT Ke-67 RI

Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Bekerja Keras untuk Kemajuan Bersama, Kita Tingkatkan Pemerataan Hasil-hasil Pembangunan untuk Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Peristiwa penting yang melatarbelakangi antara lain: pengadilan pelaku bom terror, Joko Widodo menjadi gubernur DKI, dan sebagainya.

 

Sabtu, 17 Agustus 2013 HUT Ke-68 RI

Mari Kita Jaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Kita Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat. Peristiwa penting yang melatarbelakangi antara lain: banjir Jakarta, konferensi KTT APEC, dan sebagainya.

 

Minggu, 17 Agustus 2014 HUT Ke-69 RI

Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Dukung Suksesi Kepemimpinan Nasional Hasil Pemilu 2014 Demi Kelanjutan Pembangunan Menuju Indonesia yang Makin Maju dan Sejahtera." Peristiwa penting yang melatarbelakangi antara lain: Pemilu legislatif, pemilu, anugerah musik, peluncuran uang rupiah 100 ribu, demonstrasi FPI menolak Ahok menjadi gubernur, pelantikan Joko Widodo dan Muhammad Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI, dan sebagainya.

 

Senin, 17 Agustus 2015 HUT Ke-70 RI (masa presiden Joko Widodo)

AYO KERJA

Inilah dimulainya tema HUT RI pendek sejak kepemimpinan Joko Widodo. Peristiwa penting yang melatarbelakangi antara lain: pembekuan PSSI, Desahan di Kokpit Lion Air, Tragedi Kematian Bocah Angeline, pilkada serentak, Setya Novanto-Fadli Zon di Kampanye Donald Trump, dan sebagainya. Arah fokus tema ini tidak spesifik.

 

Rabu, 17 Agustus 2016 HUT Ke-71RI

Kerja Nyata

Peristiwa penting yang melatarbelakangi antara lain: ledakan bom bunuh diri, ujicoba kantong plastic berbayar, teror bom di Samarinda dan Singkawang, aksi bela Islam putaran III, dan sebagainya. Arah fokus tema ini tidak spesifik.

 

Kamis, 17 Agustus 2017 HUT Ke-72 RI

72 Tahun Indonesia Kerja Bersama

Peristiwa penting yang melatarbelakangi antara lain: kutukan resmi pemerintah terhadap prilaku ISIS, Pemerintah Indonesia mengakhiri hubungan militer dengan Australia, Pemimpin Front Pembela Islam, Rizieq Shihab memimpin protes besar di depan Mabes Polri Indonesia, mars menuntut pemberhentian dan 'pemberantasan' Front Pembela Islam, Sampul buku menggambarkan masturbasi anak heboh, ledakan bom Pandawa Park, Bandung dan sebagainya. Arah fokus tema ini tidak spesifik.

Jumat, 17 Agustus 2018 HUT Ke-73 RI

Kerja dan Energi

Peristiwa penting yang melatarbelakangi antara lain: Kerusuhan dan penyanderaan sejumlah anggota brimob dan densus 88, ledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo, pilkada serentak, ledakan bom Pasuruan, Asean Games, Peresmian patung Garuda Wisnu Kencana, Aksi Bela Tauhid, dan sebagainya. Arah fokus tema ini tidak spesifik, tidak menggambarkan sebuah struktur tema yang lengkap variabelnya.

Sabtu, 17 Agustus 2019 HUT Ke-74 RI

Menuju Indonesia Unggul

Peristiwa penting yang melatarbelakangi antara lain: kebakaran hutan, pemilu serentak, perusakan bendera merah putih oleh mahasiswa Papua di Surabaya, unjuk rasa di Papua, pelantikan presiden periode kedua, bom bunuh diri di Medan, dan sebagainya. Tetap, arah fokus tema ini tidak spesifik, tidak menggambarkan sebuah struktur tema yang lengkap variabelnya.

Sabtu, 17 Agustus 2020 HUT Ke-75 RI

Indonesia Maju

Peristiwa penting yang melatarbelakangi antara lain: awal tersebarnya virus Covid-19, munculnya kartu Prakerja, Omnibus law RUU Cipta Kerja, munculnya kerajaan jejadian seperti Sunda Empire, pembubaran FPI, penerbitan uang HUT RI, sekolah dari rumah, work from home, dan sebagainya. Arah fokus tema ini masih tidak tidak spesifik, tidak menggambarkan sebuah struktur tema yang lengkap variabelnya.

Sabtu, 17 Agustus 2021 HUT Ke-70 RI

Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh

Peristiwa penting yang melatarbelakangi antara lain: tahun kedua pandemic Covid-19, vaksinasi massal, munculnya peraturan perlindungan jenis ikan, peluncurkan Sistem Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri, pembakaran pesawat oleh KKB di Papua, PPKM darurat Jawa dan Bali, sekolah dari rumah, work from home, pembebasan Abu Bakar Ba’asyir, fatwa halal untuk vaksin, vaksinasi massal, Surat Edaran Bersama Menteri PANRB dan Kepala BKN tentang larangan ASN berafiliasi dengan organisasi terlarang, peluncuran Gerakan literasi digital, dan sebagainya. Arah fokus tema ini tidak spesifik, tidak menggambarkan sebuah struktur tema yang lengkap variabelnya.

Khusus tema di tahun 2021, seperti terjadi penurunan target. Jika di tahun-tahun sebelum Indonesia dalam harapan ‘sudah maju’, tahun 2021 mengalami kemerosotan dari sisi tema menjadi negara yang ‘tumbuh’ seolah-olah menjadi biji lagi sebelum berkecambah.

Lebih lanjut jika diperhatikan, beberapa tahun sebelum periode presiden Joko Widodo temanya beratribut dan bervariabel lengkap sehingga dapat ditunjuk tujuan dalam tema tersebut dan hal yang melatarbelakanginya. Namun, pada periodenya semua tema sangat ringkat bahkan boleh dibilang sangat pendek, contoh Ayo Kerja. Dengan satu variabel kata kerja tersebut yang dapat ditafsirkan hanya marilah bekerja. Mungkin tema tersebut ada juknisnya, tapi masyarakat awan tidak pernah tahu siapa yang diajak kerja, tujuannya apa, untuk siapa, untuk apa, apa yang harus dikerjakan, dan sebagainya. Atau apakah tema HUT RI hanya sekedar hiasan, atribut, atau jargon? Lagian tidak banyak masyarakat memperhatikan. Yang terpenting bagi mereka logonya apa, temanya apa, kemudian mereka cetak menjadi spanduk dan banner untuk perayaan HUT RI.

Selebihnya dapat dianalis dan diapresiasi sendiri berdasarkan variabel dari tujuan tahunan pemerintah, menengah dan jangka Panjang serta variabel seperti ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan dan keamanan nasional serta situasi dan kondisi yang melatarbelakanginya tetap dalam bingkai NKRI.

 


Berita Membuat Banyak Orang Mati Karena Cemas

Berita Membuat Banyak Orang Mati Karena Cemas

 


 

Berita Membuat Banyak Orang Mati Karena Cemas. Top ranking berita kematian akibat covid-19. Setiap hari diberitakan jumlah terpapar dan meninggal akibat covid-19. Perpanjangan PPKM. Perpanjangan PPKM tahap lanjut. Memangnya masyarakat butuh suguhan berita tidak sedap itu? Bukankah ada banyak aplikasi yang memuat data tentang statistic tersebut? Bukankah tidak semua orang butuh asupan berita sakit dan mati itu?

Ayo, hentikan berita-berita mengenai ini. Masyarakat yang pikirannya merdeka mungkin masih bisa melewatkan di telinganya, tapi masyarakat awam begitu cemas dan gelisah. Sangat dan amat. Logiskah kalua berita tidak sedap itu dapat mengurangi imun masyarakat? Mengapa begitu gencar pemberitaan angka-angka itu. Untuk memenuhi rating? Atau, dapat sumbangan dari pemerintah karena dapat memberitakan dengan heboh?

Tiap chanel tv berita isinya itu-itu saja. Susah sekali membuat masyarakat punya harapan dan tertawa. Sampai-sampai ada satu kampung membuat mitos lama muncul lagi. Lampor. Tahu lampor? Lampor itu keranda terbang. Untuk menakut-nakuti masyarakat. Sejak PPKM pertama isu lampor itu dimunculkan di masyarakat, meningkatkan kecemasan dan ketakutan masyarakat. Jika ditambah lampor dan berita statistic terpapar dan meninggal akibat cocvid-19 bukankah itu toksin? Apakah tidak terpikirkan hukum Tarik menarik  yang alamiah? Seringnya memberitakan hal itu sama halnya mengundang lebih parah dan lebih banyak. Hey, berhentilah, jangan seperti pahlawan atau superman wonderwomen. Cukupkan.

Beritakan hal baik dan positif yang bisa menguatkan imun masyarakat. Kalua tidak punya bahan pergi ke sungai, ke laut, atau ke hutan. Ada banyak bahan yang bisa diramu menjadi berita atau narasi. Jangan alih-alih preventif agar masyarakat patuh prokes atau menjaga Kesehatan. Terus saja diberitakan hal itu. Stop!

Begitu saja ya, semoga dikau mengerti.

 


Jatuh Cinta Itu Mudah, Mudah Jatuhnya (Menyuarakan Tulisan Part 2)

Jatuh Cinta Itu Mudah, Mudah Jatuhnya (Menyuarakan Tulisan Part 2)



Tulisan di bawah ini adalah suara tulisan dari sebuah chanel youtube bernama Dmind Relaxation dengan judul Cerita Sebelum Tidur tentang Cinta. Suara perempuan yang menyuarakan tulisan. Entah siapa namanya. Simak suara tulisanya berikut.

Jatuh cinta itu mudah. Mudah dibuatnya gila. Mudah dibuatnya bahagia. Mudah dibuainya. Iya mudah. Mudah jatuhnya.

Yang sulit adalah tetap cinta ketika sudah kau ketahui seisi kepalanya, ketika sudah kau selami hatinya, ketika sudah kau dalami kehidupannya, ketika permukaan sudah membawamu terlalu jauh tenggelam dalam palung terkelamnya, ketika biru sudah menjadi abu, ketika kau mengerti pahami terima dan tetap merasa jatuh karenanya, ketika itu kau mengerti cinta. Jatuh cinta itu mudah apalagi denganmu.

Yang sulit adalah tetap cinta ketika sudah kuketahui semua perihal sosokmu, ketika sudah aku terima semua kurangmu, ketika sudah kucoba peluk semua retakmu, ketika itu kumengerti satu: sulitku untuk tetap tidak terasa sulit ketika itu kamu. Mereka gila ketika mereka ambil kesempatan untuk mengenal sosokmu. Mereka gila ketika mampu menghempaskanmu begitu saja.

Sekali dua kali kukatakan padamu bahwa kau pantas dapat semesta.  Bahwa hatimu pantas dapatkan bahagia. Di tengah kacaunya dunia, kau pantas memiliki satu orang yang akan selalu menggenggam tanganmu erat di setiap saat. Sekali dua kali kupinta padamu tuk tinggal. Berharap kau mengerti perihal keinginanku untuk menjadi bagian itu untukmu. Sekali dua kali sampai akhirnya kumengerti bagianku di sini. Jatuh cinta itu mudah. Mudah dibuatnya gila. Mudah dibuatnya bahagia. Mudah dibuainya. Iya, mudah. Mudah jatuhnya. Sebagaimana ku jatuh karenamu, tanpa ada aba-aba, dan sebagaimana aku tetap cinta walau tak kunjung jua kau menangkapnya.


Terima Kasih Sudah Ada dan Bahagia (Menyuarakan Tulisan Part 1)

Terima Kasih Sudah Ada dan Bahagia (Menyuarakan Tulisan Part 1)



Tulisan di bawah ini adalah suara tulisan dari sebuah chanel youtube bernama Dmind Relaxation. Suara perempuan yang menyuarakan tulisan. Entah siapa namanya. Simak suara tulisanya berikut.

Kita tidak perlu mengisi hidup orang lain bila ia memang tidak mau diisi. Mungkin hatinya sudah penuh. Kita dengan sendirinya akan mengisi hidup orang-orang yang masih kosong dengan kita menjadi orang baik, dengan kita berbuat baik, dengan kita berlaku yang santun menjadi orang yang ikhlas, dengan sendirinya orang lain akan menempatkan kita dalam posisi-posisi tertentu dalam hidupnya. Diberikan ruang dalam hatinya tanpa kita minta.

Kita cukup menjadi orang yang peduli, orang yang melakukan sesuatu tanpa mengharap sesuatu dari orang lain. Kita menjadi orang yang tulus. Tak masalah dengan penolakan karena memang akan selalu ada orang yang tidak bisa menerima kita hadir dalam hidupnya karena alasan tertentu. Yang kita tidak tahu, tapi itu bukan sesuatu yang perlu kita salahkan.

Kita cukup terus berjalan dan terus berbuat baik karena nanti akan ada orang yang memberikan kita ruang yang sangat besar dalam hidupnya, ruang yang paling luas dan paling rahasia. Orang itu adalah orang yang nantinya menjadi rumah di mana tempat kita pulang dan tinggal karena ia menjadi orang yang paling bisa menerima siapa kita saat pulang seburuk apapun diri kita karena dalam ruang hatinya itu kita menyimpan rahasia-rahasia terbesar kita dan dia bersedia menyimpan semua itu.

Ruang hati seseorang, ruang hati seseorang ini adalah tulisan dari Kurniawangunadi yang dibacakan oleh dokter Vina di laman yang mereka buat yaitu suara cerita pada tahun 2015 yang lalu. Sepasang suami istri yang berhasil membuatku jatuh cinta pada kekompakannya mengolah aksara. Karena tulisan mereka ini, aku mulai belajar membacakan tulisan-tulisan mendobrak diriku untuk memasuki dunia baru. Kini aku tahu bahwa isi hati tak hanya bisa diungkapkan lewat tulisan, tapi juga bisa disuarakan.

Membaca tulisan mereka pada saat aku SMA membuatku benar-benar jatuh dalam dunia mereka bahkan saking jatuh cintanya pada mereka, aku sampai berani mimpikan bagaimana kalau nanti aku punya suami yang suka nulis seperti Kurniawangunadi. Konyol memang, tapi semesta memang selalu punya cara mengambilkan pinta-pinta, termasuk permintaan konyolku yang ini.

Ia menghadirkan seseorang yang pernah aku tulis dalam buku impianku. Dengannya aku belajar bila mencintai adalah sebuah keikhlasan seperti halnya langit yang tak pernah meminta balas atas hujan yang ia beri karena ia tahu mencintai adalah memberi bukan meminta. Menerima bukan memaksa. Terima kasih suara cerita untuk tulisan di tahun 2015-nya dan untukmu terima kasih sudah ada. Teruslah bahagia. Kata semesta, kamu harus bahagia. 

Chat Form, aplikasi Quiz yang Menyenangkan

Chat Form, aplikasi Quiz yang Menyenangkan

 

Chat Form merupakan aplikasi modifikasi dari Google Form. Chat Form adalah bentuk lain dari Google Form yang lebih menarik untuk anak-anak (murid). Tampilannya sangat mirip aktivitas kita saat melakukan chating di whatsapp, messanger, dan sebagainya. Dengan tampilan yang menarik mengurangi rasa bosan murid saat belajar dari rumah (BDR) atau daring.

Untuk membuat Chat Form, syarat pertama adalah harus bisa membuat materi di google form. Bahan quiz atau soal yang sudah dibuat di google form adalah dasar pembuatan chat form. Setelah soal dibuat di google form, kemudian kita tambahkan add on chat form. Prosesnya adalah sebagai berikut.


  • Siapkan bahan di google form 
  • Tambahkan add on dengan cara klik tombol menu (titik 3) kemudian pilih add on
  • Masukan dalam pencarian Chat-form kemudian klik pada hasil pencariannya
  • Pilih install
  • Klik tombol Lanjutkan
  • Pilih akun google yang akan dipasang
  • Klik tombol ijinkan
  • Jika berhasil akan muncul notofikasi add on berhasil di install, klik selesai
  • Tutup menu add on kembali ke formulir, akan muncul tombol add on di google form kita, klik pada tombol add on pelih chat form
  • pilih open
  • Jika muncul peringkatan seperti ini,
  • Masuk ke setting (titik 3 pojok kanan atas),
  • Ganti menjadi siapa saja yang dapat meimiliki link, setelah sesuai klik selesai
  • Buka ulang chat-form seperti langkah sebelumnya, kemudian klik tombol FORM TO CHAT
  • setelah tampil form to chat tampil, ada 3 menu, open untuk melihat bagaimana hasilnya, edit untuk mengedit tampilan soal dan share untuk memberikan link kepada siswa supaya mereka dapat mengerjakannya. Jadi link yang kita berikan bukan link google formulir tetapi link form to chat
  • Contoh link hasilnya seperti ini 
  • Link dapat kita kirimkan melalui whatsapp atau messenger lainnya

Demikian. Terima kasih. 


Susu Beruang

Susu Beruang

 


Ada susu beruang

Ada susu nona

Ada susu bendera

Dari tiga di atas hanya beruang dan nona

Yang menghasilkan susu

Bendera tidak

Bendera hanya dipaksakan menghasilkan susu

 

Selama pandemi

Susu nona tidak banyak laku

Panic buying hanya terjadi pada susu beruang

Permintaan pasar meningkat

Harga pun bermain

Sementara beruang di kutub

Sudah pada banyak mati oleh pemburu

Susu nona tidak ada yang memburu

Syukurlah, nona aman

Beruang tidak aman


Malang, 14 Juli 2021


Mehter Tahkimi

Mehter Tahkimi

 




Ketika Kaisar Polandia II Augustus bersama rekan prajuritnya melakukan kunjungan kenegaraan ke Istanbul, Turki, pada tahun 1700, sungguh terkaget-kaget ketika kedatangannya disambut dengan musik khas. Iringan musik yang dimainkan oleh barisan orang berpakaian merah dan hijau dengan berbagai alat musik. Itulah ciri khas tentara pada Kekaisaran Ottoman.

''Musik yang ribut luar biasa,'' kata sang tentara itu.

Barisan pemusik itu adalah Mehter Tahkimi, kelompok musik Kekaisaran Ottoman.  

Mulanya sebutan mehter ditujukan untuk pegawai berpangkat tinggi. Namun, Sultan Alaudin yang memelopori pembentukan pawai musik ini menamai kelompok pemusik yang dibentuknya dengan nama Mehterhane atau MEHTER TAHKIMI.

Mehter Tahkimi adalah salah satu musik militer yang dianggap tertua di dunia. Bermula sejak 1299 M hingga berakhinya kekuasaan Ottoman pada 1923 M.  Alunan suara Mehter Tahkimi terdengar di Eropa ketika Ottoman menaklukkan Kota Konstantinopel pada 1453M hingga dilanjutkan dengan ekspansi militer ke Eropa Selatan dan Eropa Timur sampai 1699M.

Keanggotaan Mehter Tahkimi terdiri atas tujuh sampai sembilan pemain yang masing-masing memegang alat musik. Pada setiap penampilan mehter tahkimi, pemain wajib untuk selalu membawa çevgan yaitu pembawa logam bulan sabit besar yang dihiasi lonceng. Suara gemerincing lonceng yang dibawa çevgan turut menghidupkan suasana alunan musik mehter tahkimi.


Mehmet Ali Sanlikol menulis dalam bukunya The Musician Mehters bahwa mehter tahkimi lebih dari sekadar lagu perang. Bagi musisi rock dan jazz Turki modern itu, suara ribut yang dihasilkan mehter tahkimi bagaikan alunan nada Led Zeppelin, Herbie Hancock's Headhunters, dan James Brown.


Sebagai pawai musik resmi negara, Mehter Tahkimi mempunyai tugas rutin untuk membangunkan orang-orang di pagi hari dan memberikan pertunjukan musik di istana pada malam hari. Mereka mendampingi aktivitas sultan Ottoman dan menghibur tamu negara pada upacara atau perayaan dan juga mengiringi keberangkatan mereka yang berhaji ke Makkah.

 

 Doa Kesembuhan dari Covid-19

Doa Kesembuhan dari Covid-19





Dengan penuhnya rumah sakit dengan pasien Covid-19, ada banyak yang dengan terpaksa melakukan isolasi mandiri di rumah (isoman). Salah satu obat kesembuhan dan utama adalah doa. Siapa tahu dengan doa berikut Tuhan berkenan menyembuhkan. Doa berikut dalam bahasa Madura yang dilengkapi dengan terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia. Berikut doanya:

Bismillahirrahmanirrahim

Guste se Maha Agung

Guste se Maha Mabaras panyake'

Kalaban kabellasan Ajunan, nyo'ona pabarassagi sadaja

se songkan tettepagi dhalem ni'mat sehat

Manabi banni Ajunan pasera pole se daddi pangareban

Aamiin

 

Terjemahannya:

Bismillahirrahmanirrahim. Tuhan Yang Maha Agung, Tuhan Yang Maha Penyembuh. Dengan RahmanMu hamba memohon kesembuhan untuk semua yang menderita sakit, tetapkan dalam nikmat sehat. Kalau bukan Engkau yang menyembuhkan kepada siapa lagi hamba berharap? Aamiin.

 

Mari saling mendoakan.

Cermin

Cermin

 


 

Coba kita ingat-ingat di rumah kita ada berapa cermin? Di kamar, ada satu di dinding. Kalau kamar perempuan, mungkin terpasang di meja rias. Di kamar mandi, ada satu juga menempel di dinding. Di kamar lain juga ada bahkan mungkin di dapur dan ruang tamu juga ada. Beberapa perempuan khusus membawanya di dalam tas, cermin kecil. Ada yang sudah inklut dengan bedaknya. Hampir di mana-mana di rumah kita ada cermin.

Di tempat lain, seperti di tempat umum misal toilet juga terdapat cermin. Di rumah sakit, di kantor, di terminal, dan sebagainya cermin menjadi perlengkapan umum yang harus ada. Dengan alasan, untuk membantu merapikan diri. Di tempat senam atau fitness, cerminnya lebih lebar dan tinggi sehingga sebadan dapat tampak pada cermin.

Nah, ternyata cermin memang harus ada. Sesekali bahkan sering kita menengok ke dalam cermin untuk melihat panampang diri kita. Kita memperhatikan wajah, senyum, ekspresi, bentuk alis, mulut, hidung, mata, bahkan hanya sekedar peduli dengan sebutir jerawat atau tahi lalat. Sepertinya tidak pernah ada rasa bosan setiap kali kita bercermin. Selalu dan selalu ingin melihat dan memperhatikan diri kita. Ada pula yang suka berlama-lama di depan cermin memperhatikan detil wajah, badan, dan sebagainya. ada juga yang berlatih performance di depan cermin, tentu juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Namun, ada beberapa kasus, beberapa orang tidak ingin bercermin. Mereka takut melihat tampilan dirinya ketika bercermin. Ada traumatik tertentu sehingga mereka menghindari bercermin. Kita abaikan, kita fokus pada yang sering dan selalu atau hanya sesekali sehari bercermin dan menyukainya tanpa sadar.

Sebenarnya siapa yang tampak dalam cermin ketika kita bercermin? Apakah ia benar diri kita yang sebenarnya? Ataukah hanya bayangan kita yang wujud di depan cermin? Dan mengapa tampilan tersebut terbalik kiri dan kanannya? Seberapa penting sebenarnya fungsi cermin bagi kita dan kehidupan kita?

Ternyata cermin sudah ditemukan sejak 2000 tahun sebelum masehi oleh bangsa Mesir Kuno kemudian baru ditemukan kembali 6000 tahun yang lalu di Turki. Justus von Liebig, tahun 1835, ahli kimia, Jerman mengembangkan cermin kaca perak di mana lapisan tipis perak metalik diletakkan di atas kaca dengan reduksi kimiawi perak nitrat seperti cermin yang kita kenal saat ini.

Sebenarnya benda apakah cermin ini? Legenda Romawi kuno menyatakan bahwa cermin adalah konsepsi tentang jiwa sehingga ada mitos bahwa barang siapa yang memecahkan cermin ketika berkaca, ia akan mendapatkan sial selama 7 tahun dalam kehidupannya. Selain itu, cermin juga dikaitkan dengan roh. Ada mitos lain, bahwa ketika cermin di rumah jatuh, itu petanda bahwa akan ada yang meninggal dunia. Dikatakan pula bahwa cermin dapat menangkap dan menjebak roh orang yang sudah meninggal ke dalam cermin.

Luar biasa sekali penciptaan cermin ini. Ia dapat menangkap bayangan orang yang bercermin lengkap dengan latar belakangnya. Ia menangkan wujud yang sama persis (walau dalam keadaan terbalik) sosok di depannya. Ia seolah pemantul segala apa yang di hadapannya. Ia bahkan jadi alat optik yang dapat memantul, membiaskan, meneruskan cahaya dan sebagainya yang beberapa di antara kemudian menjadi bagian dari kamera, teleskop, periskop, dan kaca spion.

Segala puji bagi Tuhan yang telah menganugerahkan gagasan kepada manusia untuk menciptakan cermin.

 



TEKNIK MENULIS IMAJINASI

TEKNIK MENULIS IMAJINASI

 


 

Menulis merupakan keterampilan yang khas. Siapa saja dapat menulis sekian banyak kata. Terbukti banyak media sosial dan komunikasi digital yang memfasilitasinya. Walaupun banyak yang sudah ditulis, tapi tidak semua orang mampu menulis dengan baik karena menulis adalah keterampilan yang tidak dimiliki semua orang.

Menulis dalam hal ini adalah berkarya dalam bentuk tulisan atau karangan. Ada banyak cara melatih menulis untuk mencapai kemampuan menulis yang baik. Menulis yang baik memiliki daya pikat tersendiri sehingga pembaca merasa nyaman membacanya dan tak berhenti membaca karya tersebut hingga tuntas. Cara-cara tersebut tentu berujung pada jam terbang latihan si penulis untuk menemukan cara terbaik mengungkapkan gagasannya agar diterima baik pula oleh si pembaca.

Di antara banyak cara, salah satunya yang akan saya tawarkan yakni menuliskan imajinasi yang muncul tiba-tiba dengan deskripsi yang lengkap. Misal muncul dalam benak imajinasi tentang ‘buku di atas batu.’ Perhatikan baik-baik buku di atas batu itu. Amati apakah batu itu ada di atas tanah atau air. Amati apakah buku itu buku baru atau lawas. Adakah judul buku itu tampak dalam benak imajinasi? Perhatikan juga sekeliling batu yang di atasnya ada buku. Apakah batu itu berada di tengah hutan atau di pinggir jalan.

Ketika ‘buku di atas batu’ ini dicoba diagihkan kepada anda (pembaca) tentu akan berbeda pengalaman imajinasi yang muncul. Bisa jadi lebih seru, mencekam, atau malah lucu. Semua itu bergantung pada bagaimana menuliskan secara lengkap amatan kita terhadap imajinasi yang tertayang dalam benak kita.

Dalam benak saya ‘buku di atas batu’ itu terletak di tengah hutan pinus yang lebat sehingga tampak teduh cahayanya walaupun tengah hari. Buku di atas batu itu tampak lusuh dan menebal karena debu. Coklat kehitaman sampulnya sehingga judulnya nyaris tak terbaca. Mantra, itulah judul buku di atas batu itu mulai tak utuh tercetak. Batu persegi yang di atasnya ada buku sepertinya milik seseorang di masa lampau yang jauh dari zaman kita. Buku itu melekat pada batu tak terpisahkan bahkan buku itu tak bisa dibuka halamannya.

Aku berjongkok untuk sekedar mengamati buku itu dari dekat. Merabainya dan mencoba mengusap sampul buku itu agar lebih jelas terbaca. Mengenai isinya, tak mungkin bisa dibaca. Searah dari tempatku berjongkok terlihat seorang perempuan mengenakan hijab serba hitam. Ia tampak mengerling ke arahku. 

Terdengar suara burung elang dan sekian serangga melengkapi kemisteriusan buku di atas batu itu. Sungguh aneh, aku tiba-tiba tersedot dan berada di tempat itu menyaksikan buku di atas batu.

Itulah sekutip contoh tentang menuliskan imajinasi yang muncul. Imajinasi dapat muncul tiba-tiba berupa potongan gambar atau potongan tayangan yang menunggu kita tulis. Ketika kita mengabaikannya ia akan lenyap tak dapat dipanggil ulang. Hanya dengan menuliskannya yang membuatnya abadi.

Ketika seseorang ditanya, saat ini juga, pada detik ini juga, pasti akan tampil benda, sosok, suasana dalam kantong imajinasi orang per orang secara berbeda. Munculnya juga tidak sepenuhnya lengkap. Oleh karena itu imajinasi dapat berkembang dengan meluaskan pengamatan dalam alam imajinasi yang muncul tersebut.

Dunia imajinasi sungguh unik. Seperti dunia sulap. Seketika muncul sepeda, kemudian muncul seseorang di dekat sepeda itu. Lalu bermunculanlah suasana, peristiwa yang kemudian melengkapi keseluruhan imajinasi dengan dasar imajinasi awal yang muncul itu.

Inilah yang dimaksud dengan teknik menuliskan imajinasi. Teknik ini dapat menjadi cara yang tepat melatih menulis dengan baik. Semakin lengkap detilnya, semakin lancar alur, semakin kuat struktur tulisan dibangun, maka semakin enak dibaca. Saatnya mencoba teknik ini.

Menulis Buku Biografi

Menulis Buku Biografi

 



Apa itu buku biografi? Ia adalah buku yang menceritakan tentang perjalanan waktu seseorang dalam memberdayakan pemikiran, perasaan, dan perjuangan hidupnya secara lengkap. Ia adalah buku tentang bagaimana keterlibatan tokoh terhadap kehidupan. Seberapa besar dirinya menjadi bermakna bagi kehidupan, baik lokal, nasional atau pun global.

Penulisan buku biografi terkategori atas dua motif. Pertama, ada permintaan dari sang tokoh. Kedua, ada permintaan dari penulis yang disetujui sang tokoh. Buku biografi biasanya kemudian bermanfaat sebagai warisan pengalaman hidup dan kesuksesan seseorang untuk generasi berikutnya. Atau pula ada yang secara personal untuk pencitraan publik (personal branding). Ada juga yang bertujuan lebih lanjut untuk menaikkan popularitas untuk mengeruk suara publik demi kepentingan politik.

Menulis tentang kehidupan seseorang secara paripurna sangatlah tidak masuk akal. Yang bisa ditulis hanyalah sekedar apa yang diingat dan momennya kuat dalam perjalanan hidup seseorang. Ada banyak filter yang diperlukan untuk dilakukan agar hasil tulis buku biografi tersebut dapat memberikan inspirasi, motivasi, dan alternatif bagi pembacanya. Terbuka, tapi tidak vulgar. Beberapa momen mungkin tidak perlu diceritakan dan ditulis. Ada yang perlu diceritakan, tapi tidak harus ditulis. Tidak semua kehidupan pribadi menjadi konsumsi publik. Tidak ada halaman buku yang mampu menampung keseluruhan hidup seseorang dari seluruh sisi. Yang ada hanya beberapa cuplikan yang dianggap penting dibagikan kepada publik dan setidaknya memberikan nilai manfaat yang besar. Begitulah kira-kira frame global dari penulisan buku biografi.

Kemudian, dari mana memulainya? Beberapa buku ada yang memulainya dengan qoutes penting dari tokoh atau penulis atas persetujuan tokoh. Ada yang memulai dari paragraf tentang masa kecil tokoh. Ada pula yang memulai dari titik awal kebermaknaannya bagi kehidupan. Tentu, ada banyak trik khusus yang menjadi kredo sang penulis biografi. Tinggal seberapa berkesan dan cocok dengan keinginan tokoh yang ditulis.

Menulis biografi menjadi peluang bagus bagi penulis dari sisi ekonomi. Sekali menulis buku biografi merupakan anugerah besar. Tentu dari sisi ekonomi sangat menguntungkan. Penulis dan tokoh yang ditulis secara mutualisme sama-sama diuntungkan.

Beberapa tantangan yang harus dilalui selama penulisan buku biografi antara lain waktu yang cukup untuk melakukan riset, waktu pengumpulan dan penataan informasi, waktu penulisan dan penyuntingan, dan sebagainya. Tantangan kedua adalah divorsirnya tenaga dan pikiran serta pengujian hasil penulisan. Penyatuan pemahaman dan pemaknaan antara penulis dan tokoh juga memerlukan pemikiran mendalam. Begitu pula pengambilan keputusan dalam menentukan gambar, judul, subjudul, dan alur dari keseluruhan isi benar-benar butuh perhitungan serius. Perjuangan berat yang akan terbayar setimpal mestinya, baik secara popularitas atau komersialitas keduanya.