Jangan Makan Ini dan Itu, bahaya!

Ketika masuk ke sebuah restoran atau depot atau warung terbayang semua menu rasanya enak dan nikmat. Ditambah dengan berseliwerannya aroma yang mengundang selera makan. Bikin nafsu hewani kita muncul seketika. Seulas senyum yang tak henti-henti membuat hati berbaik sangka bahwa semua makanan dan minuman tempat kita masuk dan duduk terasa sangat lezat.
Sederet menu disodorkan. Mata menscan seluruh menu terbaik dan rasanya ingin memilih yang paling mahal. Pramusaji tetap berdiri dengan senyumnya yang selalu menempel seperti dilakban. Nama-nama menu yang baru terdengar, warna buku menu, warna gambar menu, semua tampak sangat menarik. Rasanya seperti tak perrnah salah telah masuk dan menerima pelayanan yang baik
Tapi, tunggu dulu. Ternyata tidak semua restoran, depot, atau warung menyajikan makan yang sehat, layak dan bergizi. Mahal ternyata bukan ukuran. Murah malah mencurigakan. Ada baiknya kita menghafal beberapa makanan yang tidak boleh dimakan secara bersamaan waktu karena beberapa dapat menyebabkan keracunan bahkan sampai meninggal dunia. Ada banyak tempat membuka usaha kuliner. Sebagian ada yang coba-coba resep makanan dan minuman. Sebagian lagi sangat hati-hati dalam meramunya.
Berikut beberapa makanan dan minuman yang tidak boleh dimakan secara bersamaan. Kedelai dengan bayam, kedelai dengan bawang hijau, susu kedelai dengan telur, susu dengan coklat, susu dengan buah pamelo, susu dengan buah, daging dengan buah semangka, daging dengan cuka, kepiting dengan the, udang dengan vitamin C, kesemek dengan kentang, buah dengan ikan, wortel dengan lobak, dan sebagainya. Tanya mengapa? Cocoknya goggling! Karena kalau kita tidak hati-hati dengan pola makan yang harus dihindari ini akan berakibat fatal.
Terakhir, ada satu contoh pola hidup dan pola makan yang dicontohkan Muhammad, sang Rasul yang justru telah dilakukan oleh bangsa Israel sehingga mereka terkenal sebagai bangsa yang cerdas luar biasa. Yang selalu diberi keistimewaan oleh Tuhan. Berikut polanya.
Anak-anak Israel selalu makan buah sebelum makan nasi atau roti. Karena karbohidrat sebelum buah mengakibatkan kantuk. Lebih jauh bisa berakibat lemah dan sulit belajar di sekolah. Dan mereka tidak makan daging dan ikan secara bersamaan.
Para ibu khususnya yang hamil banyak mengonsumsi kepala ikan yang mengandung omega aqua. Zat kimia alami tersebut sangat membantu dalam perkembangan kecerdasan janin. Atau kalau mereka kesulitan kepala ikan, mereka akan meminum minyak ikan.
Anak-anak bangsa Israel dan orang tua mereka suka sekali mengonsumsi kurma setiap hari. Kurma dapat dapat menertralkan racun dalam tubuh. Mereka juga tidak memakan daging dengan susu. Daging dengan ikan, ikan dengan susu, ikan dengan telur, ikan dengan daun salad, susu dengan cuka, buah dengan susu. Mereka melakukan semua yang dicontohkan Sang Rasul.
Satu contoh ketika kita ke warung lalapan, maka menunya antara lain adalah ikan dengan daun salad. Bahkan ada menu nasi campur, lengkap ada ikan, ada daging, ada telur, dan minumnya kita memilih susu hangat. Mungkin menurut kita sehat. Ternyata tidak demikian. Mungkin tulisan ini berharga dan cocok dengan pikiran Anda. Semoga bermanfaat.




SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post